RADARSEMARANG.ID, Kendal - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soewondo Kendal menyiapkan strategi terkait lonjakan pasien. Itu dilakukan melalui penambahan bed untuk pasien.
Humas RSUD dr Soewondo Kendal Sulitio menjelaskan, pada bulan April pasca Lebaran ini terjadi peningkatan pasien cukup signifikan.
Bahkan, ada sebanyak 250 pasien yang tengah menjalani perawatan di RSUD Kendal.
"Sebelum lebaran pasien 70 persen dominasi anak-anak. Kalau saat ini 50 persen anak-anak dan 50 persen dewasa," jelasnya.
Sulis melanjutkan, dalam menghadapi lonjakan pasien ini RSUD Kendal telah menyiapkan sejumlah strategi.
Salah satunya, dengan menambah bed di IGD. Yang sebelumnya hanya 14 bed kini menjadi 18 bed."Ini upaya agar pasien tidak menumpuk di ruang transit," lanjutnya.
Baca Juga: PDIP Bidik Putra Daerah untuk Melenggang Jadi Bupati-Wabup Kendal di Pilkada 2024
Meski lonjakan pasien rumah sakit terus bertambah, RSUD Kendal menegaskan tidak akan menolak pasien yang menbutuhkan perawatan.
Pihaknya berupaya optimal untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
"Tetap kami layani dengan maksimal. Baik untuk pasien rawat jalan maupun rawat inap," kata Sulis.
Ditambahkan, RSUD Kendal juga berkomitmen untuk mengatasi setiap tantangan dalam pelayanan di rumah sakit.
Selain itu, untuk layanan pendaftaran di RSUD juga bisa diakses masyarakat melalui aplikasi Pecel Soewondo.
"Itu untuk kemudahan masyarakat juga. Kami lakukan supaya pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa maksimal," tambahnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi