Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Rekapitulasi Suara Dimulai, PDIP Sengkuyung Amankan 10 Kursi DPRD Kendal

Devi Khofifatur Rizqi • Minggu, 18 Februari 2024 | 23:15 WIB
Proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Kecamatan Kendal Minggu (18/2). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Proses rekapitulasi penghitungan suara tingkat kecamatan di Kecamatan Kendal Minggu (18/2). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Kendal sengkuyung mengamankan kursi DPRD Kendal pada Pemilu Legislatif 2024.

Pasalnya, dari hasil sementara penghitungan suara sementara Pileg DPRD Kendal, partai berlambang banteng moncong putih ini terancam kehilangan satu kursi.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kendal Akhmat Suyuti mengatakan, hingga kini sudah ada 9 kursi DPRD Kendal yang berada dalam kategori aman untuk PDI Perjuangan.

Meski begitu, jumlah tersebut belum pasti lantaran saat ini masih dalam proses rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.

"Sekarang ini rekap penghitungan belum selesai. Yang sudah terlihat baru 9 (caleg) Itu kuat ngangkat gak, karena yang satunya (caleg) yang belum selesai itu, kita masih menunggu (hasilnya)," katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang Minggu (18/2).

Suyuti menerangkan, pada Pileg DPRD Kendal kali ini terjadi penurunan suara.

Pasalnya, dia menargetkan tiap Dapil terdapat dua caleg PDI Perjuangan yang lolos ke gedung dewan.

Sehingga, manakala setiap Dapil lolos semua maka ada 12 caleg dari PDI-P yang akan mengisi kursi dewan.

"Terjadi penurunan semacam ini. Kita juga persiapannya ada. Dan tau sendiri, kalau Pantura itu kan juga bedil-bedilan (cara mainnya) gak karuan. Lah ini mungkin diantaranya itu juga (faktor suara PDIP menurun)," terangnya.

Selain itu, Suyuti menyebut, saat ini terjadi gempuran sengit antara PDI Perjuangan dengan PKB. Dia tidak menampik, jika suara PKB jauh lebih unggul dibanding partainya.

Dia membeberkan, jika masih berat bahwa PDIP bisa duduk menjadi pimpinan dewan.

Meski begitu, PDI Perjuangan Kendal terus mengawal proses Pemilu 2024 ini. Serta masih menunggu hasil resmi dari KPU.

"Iya, PKB dan PDIP gempur-gempuran sengit. Itu berat, untuk (jadi) ketua dewan," akunya.

Berdasarkan data yang diperoleh wartawan Jawa Pos Radar Semarang ini terkait pembagian kursi DPRD Kendal dengan metode Sainte Lague, tercatat PDI Perjuangan Kendal mampu mengantongi 9 kursi.

Itu tersebar di Dapil 1 ada 2 kursi, Dapil 2 ada satu kursi, Dapil 3 ada 2 kursi, Dapil 4 ada satu kursi, Dapil 5 ada 2 kursi, dan Dapil 6 ada satu kursi.

Pada Pileg 2024, jumlah kursi untuk PDI Perjuangan Kendal di DPRD Kendal diprediksi mengalami penurunan dibanding Pemilu 2019.

Saat itu, PDIP berhasil mendapat 10 kursi dengan perolehan mencapai 112.159 suara.

Adapun data dari website KPU pada Sabtu (17/2) pukul 19.30 WIB, PDI-P Kendal memperoleh 48.716 suara.

Angka itu terlampau jauh dari PKB Kendal yang mendapat 66.420 suara. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #PDIP #pemilu legislatif