RADARSEMARANG.ID, Kendal - Destinasi wisata pantai di Kabupaten Kendal diserbu pengunjung. Bahkan pada libur akhir tahun 2023, wisatawan di Pantai Ngebum Kaliwungu mencapai 7.000 orang.
Ribuan wisatawan tampak memadati Pantai Ngebum Minggu (31/12). Hingga sore hari, para pengunjung terus berdatangan dari berbagai daerah.
Tentunya, mereka ingin menikmati keindahan pantai dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Pengelola Pantai Ngebum Finna Lanah Diyana menjelaskan, pada akhir tahun 2023 ini pengunjung di Pantai Ngebum Kaliwungu mencapai 7.000 orang.
Baca Juga: Sepanjang 2023, Ada 43 Kasus Narkoba di Kendal
Rata-rata para pengunjung datang bersama rombongan dari berbagai daerah. Seperti Kendal, Semarang, Ungaran, hingga Temanggung. Hal itu membuat tiket wisata pantai cepat ludes.
"Selama libur sekolah mencapai 17.000 orang. Tapi hari ini mencapai 7.000 orang," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Finna melanjutkan, membludaknya pengunjung ke wisata pantai di Kaliwungu membuat pengelola harus siaga dan menyiapkan strategi. Karenanya, pengelola pantai menyiapkan cara jitu agar tiket tetap tersedia.
"Ada tiket online juga untuk reservasi pengunjung. Itu lebih mudah bagi pengunjung yang datang rombongan," lanjutnya.
Baca Juga: Sudah 97 Persen, Seperti Ini Penampakan GOR dan Youth Center Kendal
Tak hanya itu, pengelola Pantai Ngebum juga melakukan pengawasan terhadap wisatawan. Yakni dengan memberi informasi imbauan terkait batas berenang di pantai. Lalu disiapkan tim rescue yang berkeliling di sekitar pantai untuk pemantauan.
"Kami juga berikan fasilitas gratis penitipan barang berharga bila pengunjung ingin berenang," tambah Finna.
Salah satu pengunjung, Budi Prasetyo mengaku, lebih tertarik Pantai Ngebum daripada pantai lain di Kabupaten Kendal. Itu karena akses ke lokasi wisata lebih mudah. Ditambah, banyak kuliner khas Kaliwungu yang juga dijajakan di wisata ini.
"Aksesnya mudah. Selain wisata pantai juga ada kulinernya. Anak-anak saya juga senang main di pantai," katanya.
Terpisah, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal Achmad Ircham Chalid mengatakan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pengelola wisata di desa maupun yang dikelola oleh Pemkab Kendal. Itu terkait program menyukseskan kunjungan pariwisata menjelang tahun baru 2024.
"Pengelola tempat wisata bisa menambah fasilitas atau menyajikan hiburan untuk menyambut para wisatawan. Dan kami juga kerja sama dengan PHRI dan pengelola wisata terkait promo hotel maupun restoran untuk wisatawan," tandasnya. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi