RADARSEMARANG.ID, Kendal - Persik Kendal harus puas meraih 1 poin karena ditahan imbang 0-0 Persibangga dalam laga grup G babak 12 besar Liga 3 Jateng di Stadion Utama Kebondalem Kendal Rabu (29/11) sore.
Hasil tersebut tentu menjadi kerugian bagi Persik Kendal karena dengan menggunakan sistem home-away, harusnya Fajar Wawan dkk bisa mengamankan 3 poin di kandang.
Coach Persik Kendal Dwi 'Londo' Setiawan menjelaskan, pertandingan perdana pada babak 12 besar ini sangat berat dilakoni tim berjuluk Laskar Bahurekso.
Pasalnya, tim lawan bermain sangat bagus dan juara grup di babak penyisihan. Namun, kedua tim bermain imbang dengan mempertahankan masing-masing gawang.
"Tim lawan pakai strategi bertahan plus serangan balik. Tapi kami tetap bersyukur pertandingan tadi tidak kalah. Jadi ada poin satu," jelasnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Meski begitu, kesebelasan Persik Kendal ini mampu mempertahankan poin positif. Lantaran berhasil menahan skor imbang hingga pertandingan selesai.
Londo menerangkan, pemain pinjaman dari PSIS yakni Bahril Fahreza masih belum bisa diturunkan ke lapangan. Itu karena masih ada permasalahan terkait kebugaran sang pemain.
Selain itu, Jorry Guruh yang sempat memberikan poin pada pertandingan pertama babak penyisihan juga belum bisa menggulirkan bola di rumput hijau.
"Untuk pemain dari PSIS memang belum bisa diturunkan, karena masalah kebugaran," terangnya.
Londo optimistis, pertandingan selanjutnya melawan Unsa Asmi FC bakal mencuri poin penuh. Yakni untuk mengganti poin yang hilang.
"Pertandingan ke depan, kami tetap berusaha curi poin untuk mengganti poin yang hilang," tegasnya.
Pertandingan babak 12 besar dilaksanakan home and away. Untuk pertandingan kedua dan ketiga, Persik Kendal akan menghadapi Unsa Asmi FC di Stadion Trikoyo Klaten pada Rabu (6/12) dan Stadion Utama Kebondalem Kendal pada Minggu (10/12).
Adapun kembali bertanding dengan Persibangga pada Rabu (13/12) di Gentoer Darjono, Purbalingga. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi