Ratusan pelajar pramuka terjun langsung membersihkan Sungai Kendal Senin (9/1). Mereka bergotong royong bersama unsur TNI, relawan, dan masyarakat. Sungai Kendal di wilayah Kelurahan Kalibuntu Wetan saat hujan kerap meluap. Bahkan, luapan sungai masuk ke pemukiman warga.
Koordinator Aksi Bersih Sungai Serka Sugito mengatakan, kegiatan karya bakti sebagai antisipasi terjadinya banjir. Sebab, di aliran sungai terdapat banyak sampah menggenang dan ada pohon tumbang. "Jadi kalau tidak dibersihkan, nanti pas hujan lebat banjir lagi," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang Senin (9/1) kemarin.
Rencananya kegiatan bersih sungai bakal dilaksanakan rutin. Paling tidak dua minggu atau satu bulan sekali. Ia menghimbau masyarakat, supaya tidak membuang sampah di pinggir sungai. Pasalnya bisa menghambat aliran air. Terlebih sedimentasi Sungai Kendal dangkal. "Rencananya dilaksanakan rutin dengan melibatkan pelajar juga masyarakat," katanya.
Ketua Pramuka Kwaran Kendal Surono mengaku mengerahkan personel pramuka untuk andil dalam membersihkan sungai. Sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. "Ini sebagai antisipasi dampak pasca banjir. Karena banyak sanitasi yang buruk dan timbul penyakit diare juga," ujarnya. (dev/fth) Editor : Agus AP