Mendag Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas, terjun langsung ke Pasar Tradisional Sukorejo, Kabupaten Kendal. Itu dilakukan untuk memantau perkembangan harga bahan pokok selama libur Natal dan Tahun Baru 2023.
Kedatangannya disambut ratusan pedagang dan warga setempat. Selain itu, Zulhas mendatangi sejumlah lapak pedagang dan memborong sembako. Seperti beras, minyak goreng curah dan kemasan, daging ayam, telur, dan komoditas pokok lainnya. Kemudian dibagikan langsung kepada warga di sekitar lokasi sidak."Pagi ini saya ke Pasar Sukorejo. Di sini malah terlalu murah," ungkapnya usai sidak.
Zulhas mengatakan, di Pasar Sukorejo harga cabai hanya Rp 16 ribu per kilogram, bawang Rp 22 ribu per kilogram, telur Rp 26 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp 14.500 per kilogram, serta minyak goreng kemasan Rp 13.500 per liter. Adapun harga beras medium hanya Rp 9.450 per kilogram. Meski harga bahan pokok di bawah ketetapan pemerintah, Zulhas memastikan stok bahan pokok dan beras di Kendal aman.
"Saya seneng gak harga murah? Enggak juga. Kalau harga terlalu murah, petani cabainya bangkrut nanti, dan peternak telur itu bisa rugi," ujarnya.
Zulhas menambahkan, semestinya harga telur paling murah Rp 28 per kilogram. Kendati begitu, secara umum harga bahan pokok di Pasar Sukorejo masih murah.
"Tapi di sini secara umum semua, masih murah. Stok beras aman banyak tuh," tambahnya sambil menunjuk stok beras di kios pedagang.
Sementara itu, perasaan bahagia menyelimuti Siti Rohanah, 62, salah satu pedagang ayam di pasar. Lantaran daging ayamnya diborong oleh Mendag Zulhas. Dalam sehari, Rohanah biasa menyetok 20 kilogram daging ayam. Namun, stok itu tidak selalu habis. Adapun harga per kilogramnya berkisar Rp 37 ribu.
"Daging ayam sekarang naik Rp 3 ribu. Kalau normalnya ya sekitar Rp 35 ribu. Tapi sekarang di pasar malah sepi," katanya. (dev/bas) Editor : Agus AP