Unjuk rasa dilakukan dengan long march dari Stadion Madya Kendal menuju Kantor Bupati Kendal. Ada tiga titik yang menjadi sasaran aksi. Yakni Kantor Bupati Gedung DPRD dan Kantor Kejari Kendal.
Ada 14 tuntutan yang mereka suarakan. Di antaranya meminta Bupati untuk mengusut tuntas dan menghilangkan kasus dugaan jual beli jabatan.
“Miris jika jabatan diperjualbelikan. Jelas ini akan membuat Kendal semakin bobrok,” kata Koordinator Aksi dari LSM Ampuh, Aris Mustofa.
Kedua, yakni maraknya pungutan liar di sekolah. Massa menagih janji-janji Bupati dan Wakil Bupati Kendal untuk menjadikan Kendal sebagai pusat industri dan pariwisata.
“Tapi sampai sekarang tidak ada progresnya sama sekali, alias nol besar,” tambahnya.
Sekda Kendal, Sugiono akan segera berkoordinasi dengan Bupati serta OPD terkait. Untuk menuntaskan masalah Pungli sekolah maupun yang menjadi tuntutan para pengunjuk rasa.
“Perihal jual beli jabatan, kami yakin hal itu tidak ada di Kendal," tegasnya. (bud/fth) Editor : Agus AP