RADARSEMARANG.ID, KAJEN-Dua desa di Kabupaten Pekalongan mengalami kekeringan. Tercatat ada 466 kepala keluarga (KK) yang terkena dampaknya.
Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai rutin melakukan pengedropan air bersih ke lokasi tersebut. Dua desa yang mengalami kekeringan ini adalah Gutomo, Kecamatan Karanganyar, dan Sambiroto, Kecamatan Kajen. Sebanyak 466 KK yang terdampak itu jika dirinci ada 1.466 jiwa.
Sejak Senin (14/8/2023) lalu, warga kedua desa tersebut sudah kehabisan stok air bersih. Mereka hanya mengandalkan pengedropan dari BPBD Kabupaten Pekalongan.
"Senin itu juga kami drop 24 ribu liter atau enam truk. Hari ini (kemarin, red) kami kirim lagi," kata Kepala BPBD Kabupaten Pekalongan Budi Rahardjo.
Pekan lalu, kata Budi, belum ada desa yang kekeringan dan meminta bantuan dropping air bersih. Namun saat itu ia memang sudah memetakan ada 13 desa krisis air bersih. Tapi itu tidak termasuk Desa Gutomo dan Sambiroto yang saat ini mengalami kekeringan.
"Sebanyak 13 desa yang kami petakan itu Alhamdulillah sampai saat ini masih aman," ucap Budi. (nra/ida)
Editor : Ida Nor Layla