Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, kawasan itu akan dilengkapi ikon Alquran dan air mancur warna-warni. "Kami akan kerjakan dua tahap. Tahap kedua nanti tahun depan," kata Fadia kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Ia menjelaskan, ikon Alquran itu akan berdekatan dengan air mancur. Akan bergerak berputar di dekat lokasi air mancur. "Ikon Alquran itu untuk menggambarkan bahwa Kabupaten Pekalongan ini Kota Santri," tambahnya.
Koran ini mendapat informasi, kabarnya kawasan alun-alun juga akan dilengkapi gapura sisi barat, timur, dan selatan. Dilengkapi pula spot UMKM, area olahraga, taman, dan ornamen-ornamen yang instagramable.
"Kami ingin Kajen ini makin ramai dan bisa jadi kebanggaan masyarakat. Penataan alun-alun itu juga untuk menarik wisatawan," ucap Fadia.
Soal pedagang kaki lima (PKL), Fadia mengatakan, tidak akan disingkirkan. "Mereka tetap ada, hanya mungkin akan kami tata saja biar rapi dan nyaman," tandasnya. (nra/aro) Editor : Agus AP