Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sadis! Begini Kronologi Pembunuhan Wanita Muda di Hotel Royal Phoenix Semarang

Agus AP • Sabtu, 13 Februari 2021 | 14:33 WIB
Polisi melakukan gelar perkara kasus pembunuhan di Hotel Royal Phoenix Semarang. Gelar perkara di Mapolrestabes Semarang Jumat (12/2/2021) dipimpin langsung oleh Kapolda  Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi disaksikan Wali Kota Semarang Hendrar Priha
Polisi melakukan gelar perkara kasus pembunuhan di Hotel Royal Phoenix Semarang. Gelar perkara di Mapolrestabes Semarang Jumat (12/2/2021) dipimpin langsung oleh Kapolda  Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi disaksikan Wali Kota Semarang Hendrar Priha

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kasus pembunuhan terhadap wanita muda yang mayatnya disimpan di dalam lemari di Hotel Royal Phoenix Semarang dilatarbelakangi masalah percintaan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Iskandar Fitrina Sutisna membeberkan, korban Meliyanti, 26, merasa cemburu karena memergoki tersangka Okta Apriyanto, 30, sedang menelpon seseorang dan kemudian mengobrol dengan wanita di depan resepsionis, Rabu (10/2/2021) malam.

Mengetahui hal tersebut, kemudian tersangka dipanggil korban dan keduanya menuju kamar.

Sesampai di kamar, korban yang masih terbakar cemburu marah-marah.

"Dari pengakuan tersangka, setelah memarahi tersangka, kemudian korban dan tersangka sempat melakukan hubungan badan, setelah selesai hubungan badan, korban kembali memarahi tersangka sambil melempar botol air mineral dan handphone ke arah tersangka serta mencakar muka tersangka," bebernya.

Merasa sakit hati, kemudian tersangka langsung mencekik leher korban menggunakan kedua tangan selama kurang lebih 10 menit.

Setelah korban lemas dan korban terjatuh kelantai dengan posisi kepala tersandar di meja kecil kemudian tersangka mencekik kembali korban.

"Lalu tersangka menyeret tubuh korban di depan kamar mandi, karena melihat korban masih mengeluarkan suara, tersangka mencekik kembali untuk memastikan korban meninggal sambil membenturkan kepalanya ke lantai sebanyak dua kali dengan posisi tengkurap," jelasnya.

Kemudian tersangka mengambil sarung bantal warna putih di gunakan untuk mengelap darah yang keluar dari mulut korban menggunakan seprai dan handuk hotel.

Selanjutnya tersangka memakaikan celana dalam kepada korban dan memasukan korban kedalam lemari ditutupi dengan tas baju warna merah milik korban.

Setelah itu tersangka pergi meninggalkan Hotel Royal Phoenix dengan ojek online ke terminal Sukun Banyumanik.

"Kemudian naik Travel menuju ke Wonosobo pukul 06.00 dan pukul 09.30 tersangka tiba di wonosobo langsung menuju rumah bude tersangka. Korban sebelumnya juga mengatakan kepada saksi di lokasi kejadian mau pulang wonosobo karena budenya meninggal," jelasnya. (mha/bas)

 

 

Editor : Agus AP
#Royal Phoenix #kamar hotel #Hotel Royal Phoenix #Okta Apriyanto #Meliyanti