RADARSEMARANG.ID — Haji adalah rukun Islam kelima. Kewajiban ini ditujukan bagi umat Muslim yang mampu (istitha'ah) secara fisik, mental, dan finansial.
Ibadah haji merupakan perjalanan spiritual ke Baitullah di Makkah yang melibatkan serangkaian amalan khusus seperti ihram, wukuf, tawaf, dan sai.
Melaksanakan haji ke Baitullah merupakan kewajiban bagi setiap muslim/muslimah yang mampu melaksanakannya.
Dalil Pelaksanaan Haji Umrah
فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًاۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًاۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ ٩٧
fîhi âyâtum bayyinâtum maqâmu ibrâhîm, wa man dakhalahû kâna âminâ, wa lillâhi ‘alan-nâsi ḫijjul-baiti manistathâ‘a ilaihi sabîlâ, wa mang kafara fa innallâha ghaniyyun ‘anil-‘âlamîn
Artinya: Di dalamnya terdapat tanda-tanda yang jelas, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Siapa yang memasukinya (Baitullah), maka amanlah dia. (Di antara) kewajiban manusia terhadap Allah adalah melaksanakan ibadah haji ke Baitullah, (yaitu bagi) orang yang mampu mengadakan perjalanan ke sana. Siapa yang mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Mahakaya (tidak memerlukan sesuatu pun) dari seluruh alam. (Surat Ali 'Imran · Ayat 97)
Dalam Keputusan Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2025.
Perjalanan haji tahun ini berlangsung selama lebih dari dua bulan, meliputi fase keberangkatan, ibadah utama di Arafah, hingga pemulangan jemaah secara perlahan.
Perjalanan dimulai dengan jemaah memasuki asrama haji pada 21 April 2026.
Satu hari setelahnya, pemberangkatan gelombang pertama ke Madinah dimulai.
Gelombang pertama berlangsung hingga awal Mei, kemudian diikuti oleh gelombang kedua yang dikirim melalui Jeddah.
Seluruh proses pemulangan jemaah dari Indonesia dijadwalkan selesai pada tanggal 21 Mei 2026.
Memasuki akhir bulan Mei, para jemaah mulai bergerak menuju Arafah untuk melaksanakan puncak ibadah haji.
Baca Juga: Mengapa Banyak Guru yang Belum Terima Pencairan TPG THR 100 Persen? Ini Penjelasannya
Wukuf di Arafah direncanakan tanggal 26 Mei 2026, lalu dilanjutkan dengan perayaan Idul Adha pada 27 Mei 2026 dan berbagai acara hari tasyrik sampai tanggal 30 Mei 2026.
Setelah semua ibadah utama selesai, para jemaah mulai kembali secara bertahap mulai 1 Juni 2026 untuk kelompok pertama melalui Jeddah.
Sementara itu, gelombang kedua mulai kembali dari Madinah pada 16 Juni 2026. Semua langkah pengembalian jemaah haji Indonesia direncanakan selesai pada 1 Juli 2026.
Jadwal Lengkap Perjalanan Haji 2026
April 2026
21 April: Jemaah masuk asrama haji
22 April: Mulai berangkatnya gelombang pertama ke Madinah.
Mei 2026
1 Mei: Pemberangkatan jemaah dari Madinah ke Makkah dimulai.
6 Mei: Penutupan masa pemberangkatan gelombang pertama dari Indonesia.
7 Mei: Mulai pengiriman gelombang kedua ke Jeddah.
15 Mei: Pemberangkatan dari Madinah ke Makkah berakhir.
21 Mei: Batas akhir pemberangkatan gelombang kedua dari Indonesia.
21 Mei: Tanggal penutupan KAAIA Jeddah (pukul 24.00 waktu setempat).
25 Mei: Jamaah berangkat dari Makkah ke Arafah.
26 Mei: Wukuf di Arafah
27 Mei: Idul Adha 1447 H
28 Mei: Hari Tasyrik I
29 Mei: Hari Tasyrik II (Nafar Awal)
30 Mei: Hari Tasyrik III (Nafar Tsani)
Juni 2026
1 Juni: Mulai kembali gelombang pertama ke Tanah Air.
1 Juni: Mulai tiba gelombang I di Indonesia.
7 Juni: Awalnya jemaah gelombang kedua dimulai perjalanan mereka ke Madinah.
15 Juni: Akhir pemulangan gelombang I
16 Juni: Tahun Baru Hijriah 1448 H
16 Juni: Awal pemulangan gelombang II
16 Juni: Awal kedatangan gelombang II
21 Juni: Penutupan pemberangkatan gelombang kedua ke Madinah.
30 Juni: Akhir pemulangan gelombang II
Juli 2026
1 Juli: Penutupan kedatangan jemaah haji di Tanah Air.
Melaksanakan haji ke Baitullah merupakan kewajiban bagi setiap muslim/muslimah yang mampu melaksanakannya.
Semoga bapak ibu semuanya bisa dimampukan untuk berangkat haji. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi