RADARSEMARANG.ID — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) telah membuka kesempatan pendaftaran untuk Petugas Haji 2026.
Salah satu fase dari seleksi ini mencakup melakukan tes CAT yang perlu dilalui oleh para peserta.
Di bawah ini adalah rincian materi CAT untuk Petugas Haji 2026, contoh pertanyaan, serta kunci jawabannya.
Pelaksanaan CAT tahap pertama untuk memilih Petugas Penyelenggara Ibadah Haji 1446 H/2026 M, dijadwalkan pada 4 Desember 2025, sehingga contoh soal CAT bagi petugas haji menjadi informasi penting bagi para pelamar yang mengikuti proses seleksi ini.
Proses seleksi untuk Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 H/2026 M akan terdiri dari dua tahap, yaitu seleksi tingkat kabupaten/kota yang dijadwalkan berlangsung antara 20 November - 5 Desember 2026, dan seleksi di tingkat provinsi yang akan dilaksanakan pada 8-12 Desember 2025.
Pendaftaran untuk mengikuti seleksi bisa dilakukan secara online, melalui situs resmi petugas. haji. go.id.
Informasi berkenaan dengan rekrutmen Petugas Haji 2026 dapat ditemukan di akun resmi Kemenhaj (IG, X, FB, Tiktok, YouTube), situs web haji. go.id, kantor Kemenhaj, dan dapat juga ditemukan dalam rilis berita di media massa.
Baca Juga: Perpres Nomor 92 Tahun 2025: Tugas, Fungsi dan Struktur Kementerian Terbaru
Kisi kisi materi untuk tes CAT Petugas Haji 2026:
Perpres Nomor 92 Tahun 2025: Perubahan Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah
UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan lbadah Haji.
Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2012 Tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Haji Reguler.
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus.
Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji.
Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 442 Tahun 2009 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kesehatan Haji Indonesia.
Ketentuan Pendaftaran Haji.
Bimbingan Haji.
Dokumen Haji.
Akomodasi di Arab Saudi.
Istita'ah.
Rukun Haji.
Wajib Haji.
Sunah Haji.
Wawasan Penyelenggaraan Haji di Arab Saudi.
Baca Juga: Kemenhaj Tambah Petugas Haji 2026 M/ PPIH 1447 H Perempuan Jadi 30 Persen, Ini Rinciannya
Contoh soal tes CAT Petugas Haji 2026 lengkap dengan kunci jawabannya.
1. Dalam memberikan bimbingan ibadah di lapangan, petugas harus menyesuaikan pendekatan sesuai kondisi jamaah.
Jika terdapat jamaah lansia yang tidak mampu berdiri lama saat thawaf, apa tindakan paling tepat menurut prinsip pelayanan ibadah?
A. Mengalihkan jamaah untuk melaksanakan thawaf bersama rombongan lain
B. Menyarankan jamaah mengganti thawaf dengan doa saja
C. Meminta keluarga jamaah untuk menggantikan thawaf tersebut
D. Meminta jamaah menunggu hingga kondisi fisik membaik
E. Membantu jamaah melaksanakan thawaf menggunakan kursi roda dengan niat dan syarat yang sama
Jawaban: E Membantu jamaah melaksanakan thawaf menggunakan kursi roda dengan niat dan syarat yang sama
2. Dalam pelayanan haji, komunikasi lintas budaya menjadi penting ketika petugas berinteraksi dengan masyarakat atau petugas Arab Saudi.
Salah satu sikap utama yang harus dijaga petugas adalah:
A. Menggunakan sapaan sopan dan menghargai hierarki dalam budaya Arab
Baca Juga: Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Petugas Haji 2026 M/ PPIH 1447 H
B. Menggunakan bahasa Indonesia dengan intonasi tinggi agar mudah dipahami
C. Berbicara langsung tanpa memperhatikan norma sosial setempat
D. Mengabaikan etika komunikasi karena perbedaan bahasa
E. Mengutamakan gestur fisik untuk memperjelas maksud
Jawaban : A Menggunakan sapaan sopan dan menghargai hierarki dalam budaya Arab
3. Digitalisasi haji kini menjadi kunci efisiensi pelayanan jamaah.
Salah satu manfaat penggunaan aplikasi pelaporan digital bagi petugas di lapangan adalah:
A. Menyederhanakan birokrasi tanpa pengawasan atasan
B. Mengurangi kebutuhan koordinasi dengan pimpinan sektor
C. Menggantikan fungsi komunikasi manual sepenuhnya
D. Mempercepat pelaporan situasi jamaah secara real-time untuk pengambilan keputusan
E. Menghindari tanggung jawab administratif petugas
Jawaban : D Mempercepat pelaporan situasi jamaah secara real-time untuk pengambilan keputusan
4. Dalam sebuah rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan haji di tingkat kecamatan, salah seorang calon jemaah menanyakan alasan dilaksanakannya bimbingan manasik haji pada beberapa kesempatan dan di lokasi yang berbeda.
Petugas Kantor Urusan Agama (KUA) kemudian menjelaskan bahwa pemerintah telah menetapkan standar minimal pembinaan bagi calon jemaah untuk memastikan kesiapan dan pemahaman mereka terhadap manasik haji.
Berdasarkan ketentuan pembinaan pemerintah, berapakah jumlah bimbingan manasik yang diberikan pada tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten/kota?
A. 3 kali di kecamatan, 3 kali di kabupaten/kota
B. 10 kali di kecamatan, 1 kali di kabupaten/kota
C. 7 kali di kecamatan, 3 kali di kabupaten/kota
D. 5 kali di kecamatan, 5 kali di kabupaten/kota
E. 4 kali di kecamatan, 4 kali di kabupaten/kota
Jawaban: C. 7 kali di kecamatan, 3 kali di kabupaten/kota
Baca Juga: Rekrutmen Seleksi Petugas Kesehatan Haji 2026 M, PPIH 1447 H Sudah Dibuka
5. Sebuah fasilitas kesehatan rujukan haji sedang menyusun rencana jangka panjang pengadaan obat dan peralatan kesehatan.
Dalam evaluasi tahun sebelumnya, kebutuhan layanan meningkat sehingga mereka mempertimbangkan penggunaan kontrak jangka panjang.
Namun, mereka ragu apakah mekanisme tersebut diperbolehkan dalam penyediaan pelayanan kesehatan jemaah.
Berdasarkan ketentuan terbaru, bagaimana mekanisme penyediaan pelayanan kesehatan jemaah haji dapat dilakukan?
A. Harus 100% dibayar sebelum musim haji
B. Tidak boleh menggunakan kontrak tahun jamak
C. Hanya diperbolehkan pembayaran satu kali dalam satu tahun
D. Mengikuti skema pendanaan BPKH
E. Dapat menggunakan mekanisme tahun jamak
Jawaban: E. Dapat menggunakan mekanisme tahun jamak
6. Dalam rapat teknis operasional haji, muncul pertanyaan dari petugas embarkasi mengenai standar pelayanan kesehatan yang harus digunakan oleh para tenaga kesehatan selama pemeriksaan jemaah di tanah air.
Mereka mempertanyakan apakah standar tersebut ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan atau oleh Kementerian Agama, mengingat pelayanan kesehatan jemaah merupakan bagian dari penyelenggaraan haji.
Berdasarkan ketentuan regulasi terbaru, pelayanan kesehatan jemaah haji dilaksanakan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh:
A. Pemerintah Daerah
B. Badan Pengelola Keuangan Haji
C. Organisasi profesi kesehatan
D. Rumah sakit rujukan
E. Kemenkes
Jawaban: E. Kemenkes
7. Saat jemaah keluar dari Masjidil Haram setelah salat Isya, terjadi penumpukan massa di salah satu pintu sehingga membuat alur pergerakan tersendat.
Seorang jemaah lansia terjatuh dan nyaris terinjak.
Petugas keselamatan yang berada di lokasi harus segera mengambil tindakan evakuasi agar tidak terjadi cedera serius.
Apa langkah pertama yang paling tepat dilakukan petugas?
A. Mengangkat jemaah secara paksa keluar dari kerumunan
B. Menyuruh kerumunan berhenti sambil berteriak keras
C. Mengabaikan kondisi dan menunggu kerumunan mereda
D. Membuat ruang aman di sekitar jemaah dan mengamankan posisi tubuhnya
E. Menunggu ambulans datang sebelum bertindak
Jawaban: D. Membuat ruang aman di sekitar jemaah dan mengamankan posisi tubuhnya
8. Ketika melakukan thawaf, seorang laki-laki membuka bagian pundak kanannya sebagai bagian dari sunah thawaf.
Ia ingin memastikan apakah tindakannya benar.
Praktik membuka pundak kanan saat thawaf disebut:
A. Raml
B. Talbiyah
C. Ifrad
D. Idh-thiba’
E. Istilam
Jawaban: D. Idh-thiba’
9. Sistem SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu) menjadi elemen vital dalam pengelolaan data jamaah haji.
Dalam praktik operasionalnya, petugas harus memahami fungsi koordinatif sistem ini agar data dari Kemenag pusat hingga embarkasi dapat terintegrasi dengan baik.
Fungsi utama SISKOHAT adalah untuk:
A. Menyediakan jaringan komunikasi antarpetugas di Arab Saudi
B. Menyimpan data visa jamaah yang diterbitkan oleh Kedutaan Arab Saudi
C. Mengintegrasikan seluruh data jamaah dan tahapan proses haji dari pendaftaran hingga pemulangan
D. Mengatur pembagian konsumsi dan akomodasi di Makkah dan Madinah
E. Memonitor kesehatan jamaah haji melalui laporan real-time
Jawaban : C . Mengintegrasikan seluruh data jamaah dan tahapan proses haji dari pendaftaran hingga pemulangan
10. Dalam memberikan bimbingan ibadah di lapangan, petugas harus menyesuaikan pendekatan sesuai kondisi jamaah.
Jika terdapat jamaah lansia yang tidak mampu berdiri lama saat thawaf, apa tindakan paling tepat menurut prinsip pelayanan ibadah?
A. Menyarankan jamaah mengganti thawaf dengan doa saja
B. Meminta jamaah menunggu hingga kondisi fisik membaik
C. Membantu jamaah melaksanakan thawaf menggunakan kursi roda dengan niat dan syarat yang sama
D. Mengalihkan jamaah untuk melaksanakan thawaf bersama rombongan lain
E. Meminta keluarga jamaah untuk menggantikan thawaf tersebut
Jawaban : C Membantu jamaah melaksanakan thawaf menggunakan kursi roda dengan niat dan syarat yang sama
11. Manajemen kesehatan jamaah haji merupakan bagian penting dalam upaya pencegahan risiko medis selama ibadah.
Salah satu tugas utama petugas non-medis dalam aspek kesehatan jamaah adalah:
A. Melakukan pemeriksaan tekanan darah dan gula darah harian
B. Memberikan resep obat bagi jamaah yang mengeluh sakit ringan
C. Melakukan koordinasi cepat dengan TKHI bila menemukan indikasi kelelahan berat atau dehidrasi
D. Melakukan diagnosa awal tanpa perlu melibatkan tenaga medis
E. Mengatur jadwal konsultasi dokter pribadi jamaah
Jawaban : C. Melakukan koordinasi cepat dengan TKHI bila menemukan indikasi kelelahan berat atau dehidrasi
12. Undang-Undang No. 8 Tahun 2019 mengatur berbagai hal terkait penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Salah satu kewenangan yang diatur untuk petugas haji adalah…
A. Menetapkan regulasi baru untuk meningkatkan jumlah jemaah
B. Melakukan pengawasan langsung terhadap semua jemaah di lapangan
C. Membantu kelancaran proses ibadah jemaah sesuai prosedur yang ditetapkan
D. Menjalankan kebijakan kesehatan di Arab Saudi tanpa panduan
E. Mengatur jalur penerbangan langsung ke Tanah Suci
Jawaban C Membantu kelancaran proses ibadah jemaah sesuai prosedur yang ditetapkan
13. Peraturan Menteri Agama tentang Penyelenggaraan Haji mengatur bahwa salah satu tugas utama petugas haji adalah…
A. Mengawasi kepulangan jemaah tanpa koordinasi pihak lain
B. Mengelola keuangan pribadi jemaah selama di Tanah Suci
C. Melakukan pembinaan terkait prosedur administrasi keberangkatan
D. Mengganti layanan akomodasi jika jemaah tidak puas
E. Memberikan layanan kesehatan tanpa alat bantu medis
Jawaban C Melakukan pembinaan terkait prosedur administrasi keberangkatan
14. Sistem Informasi dan Manajemen Haji Terpadu (SISKOHAT) digunakan untuk…
A. Mencatat keberangkatan jemaah tanpa perlu data pribadi
B. Memantau kesehatan dan pergerakan jemaah di Tanah Suci
C. Menyimpan data keuangan jemaah haji
D. Mengatur pembelian tiket penerbangan secara langsung
E. Mengawasi perilaku jemaah selama ibadah berlangsung
Jawaban B Memantau kesehatan dan pergerakan jemaah di Tanah Suci
15. Rukun dan wajib haji yang harus dipahami oleh petugas untuk memberikan bimbingan meliputi hal berikut kecuali…
A. Wukuf di Arafah
B. Melontar jumrah
C. Menginap di Muzdalifah
D. Mengatur tempat makan jemaah
E. Tawaf ifadah
Jawaban D Mengatur tempat makan jemaah
16. Risiko kesehatan yang umum dialami oleh jemaah haji yang harus diperhatikan petugas adalah…
A. Masalah pencernaan
B. Infeksi kulit
C. Cedera fisik karena suhu ekstrem
D. Gangguan tidur akibat cuaca panas
E. Kelelahan dan dehidrasi
Jawaban E Kelelahan dan dehidrasi
17. Dalam memberikan penyuluhan kepada jemaah, petugas harus memastikan jemaah memahami manasik haji. Manasik haji adalah…
A. Latihan keagamaan yang dilakukan setiap hari
B. Rangkaian kegiatan ibadah haji yang harus dipatuhi
C. Upaya administratif untuk keberangkatan jemaah
D. Perjalanan pengantar ibadah
E. Program khusus untuk jemaah haji lanjut usia
Jawaban B Rangkaian kegiatan ibadah haji yang harus dipatuhi
18. Manajemen pergerakan jemaah di Tanah Suci meliputi hal berikut, kecuali…
A. Mengatur jadwal keberangkatan dan kepulangan
B. Mengkoordinasikan pergerakan jemaah di Arafah dan Mina
C. Menghentikan ibadah jemaah jika ada masalah teknis
D. Menjaga ketertiban dan keselamatan selama prosesi ibadah
E. Mengawasi waktu keberangkatan setiap kelompok
Jawaban C Menghentikan ibadah jemaah jika ada masalah teknis
19. Bahasa Arab dasar penting bagi petugas haji untuk…
A. Memahami perintah langsung dari pemerintah Saudi
B. Melakukan komunikasi dengan jemaah lokal
C. Meningkatkan keterampilan pelayanan secara teknis
D. Membantu dalam komunikasi darurat dengan otoritas setempat
E. Mengganti bahasa dalam komunikasi sehari-hari
Jawaban D Membantu dalam komunikasi darurat dengan otoritas setempat
20. Protokol keamanan selama pelaksanaan haji termasuk dalam tanggung jawab petugas haji. Salah satu prosedur pentingnya adalah…
A. Membatasi akses jemaah ke tempat ibadah
B. Menyediakan jalur khusus bagi jemaah VIP
C. Mengarahkan jemaah ke jalur evakuasi dalam keadaan darurat
D. Mengatur jadwal tidur bagi jemaah
E. Menentukan area khusus untuk makanan
Jawaban C Mengarahkan jemaah ke jalur evakuasi dalam keadaan darurat
21. Komunikasi efektif bagi petugas haji bertujuan untuk…
A. Menyampaikan informasi secara jelas dan ramah
B. Mengarahkan jemaah untuk mematuhi seluruh peraturan
C. Membatasi interaksi jemaah dengan petugas lain
D. Menjaga rahasia informasi pribadi jemaah
E. Memastikan jemaah tidak mengalami masalah teknis
Jawaban A Menyampaikan informasi secara jelas dan ramah
22. Mengelola akomodasi jemaah di Mekkah, Madinah, dan Mina adalah tugas petugas haji. Ini termasuk memastikan…
A. Semua makanan disediakan dengan gratis
B. Kebersihan penginapan dan ketepatan waktu distribusi makanan
C. Tempat tidur jemaah disediakan oleh perusahaan pribadi
D. Jemaah ditempatkan di lokasi yang mereka pilih sendiri
E. Semua kamar memiliki fasilitas pribadi yang mewah
Jawaban B Kebersihan penginapan dan ketepatan waktu distribusi makanan
23. Petugas haji perlu mengetahui lokasi fasilitas penting di Tanah Suci, seperti…
A. Pusat perbelanjaan terdekat
B. Pusat layanan keuangan
C. Pos kesehatan, kantor perwakilan, dan pusat informasi
D. Hotel untuk akomodasi tambahan
E. Tempat hiburan untuk keluarga
Jawaban C Pos kesehatan, kantor perwakilan, dan pusat informasi
24. Dalam pengelolaan dokumen, petugas harus memastikan…
A. Semua paspor disimpan oleh jemaah
B. Dokumen jemaah dikembalikan setelah ibadah selesai
C. Kelengkapan dokumen sesuai prosedur untuk mencegah kendala administrasi
D. Dokumen pribadi jemaah disimpan oleh pihak ketiga
E. Semua dokumen dipindai dan disimpan secara digital
Jawaban C Kelengkapan dokumen sesuai prosedur untuk mencegah kendala administrasi
25. Penanganan keluhan jemaah haji termasuk…
A. Mengabaikan keluhan yang dianggap sepele
B. Mengajukan keluhan kepada Kementerian Agama
C. Meneruskan semua keluhan kepada otoritas setempat
D. Mengatasi keluhan jemaah secara cepat dan efektif
E. Membatasi akses jemaah ke fasilitas umum
Jawaban D Mengatasi keluhan jemaah secara cepat dan efektif
26. Penyuluhan tentang perbedaan budaya dan iklim di Arab Saudi penting bagi jemaah karena…
A. Mencegah masalah kesehatan akibat cuaca ekstrem
B. Menjamin interaksi sosial yang baik di luar negeri
C. Menambah pengetahuan jemaah tentang budaya asing
D. Meningkatkan kecintaan jemaah pada budaya setempat
E. Menghindari jemaah keluar dari hotel
Jawaban A Mencegah masalah kesehatan akibat cuaca ekstrem
27. Dalam upaya menjaga kelancaran ibadah haji, petugas memiliki peran penting dalam memberikan layanan informasi kepada jemaah. Layanan ini bertujuan untuk…
A. Membatasi pergerakan jemaah di area masjid
B. Memberikan arahan agar jemaah tidak tersesat atau terpisah dari rombongan
C. Menentukan jadwal ibadah wajib jemaah
D. Mengatur tempat duduk jemaah di setiap kegiatan
E. Mengurangi waktu ibadah agar tidak berdesakan
Jawaban B Memberikan arahan agar jemaah tidak tersesat atau terpisah dari rombongan
28. Petugas haji harus menguasai pengelolaan krisis, seperti…
A. Bencana alam di Tanah Suci
B. Menangani keuangan jemaah selama krisis
C. Mengurangi waktu ibadah sesuai prosedur lokal
D. Mengubah jalur transportasi utama tanpa persetujuan
E. Menentukan area karantina untuk semua jemaah
Jawaban A Bencana alam di Tanah Suci
29. Kolaborasi dengan instansi lintas negara penting bagi petugas haji untuk…
A. Mengelola keuangan jemaah selama ibadah
B. Memastikan keamanan jemaah melalui kerjasama lintas instansi
C. Meningkatkan jumlah jemaah dengan izin istimewa
D. Memberikan fasilitas tambahan tanpa izin resmi
E. Mengurangi interaksi jemaah dengan pihak luar
Jawaban B Memastikan keamanan jemaah melalui kerjasama lintas instansi.
30. Petugas haji perlu menginformasikan ibadah tambahan seperti ziarah di Mekkah dan Madinah untuk…
A. Mengurangi waktu ibadah utama
B. Menghilangkan tradisi tertentu
C. Mengatur jadwal sesuai dengan preferensi petugas
D. Mengurangi waktu istirahat jemaah
E. Mengedukasi jemaah tentang manfaat ibadah tambahan
Jawaban E Mengedukasi jemaah tentang manfaat ibadah tambahan
31. Dalam laporan akhir tugas, petugas haji harus mencatat…
A. Keberhasilan dan kendala selama pelaksanaan tugas
B. Data keuangan pribadi jemaah
C. Informasi yang tidak terkait pelayanan
D. Rincian pengeluaran pribadi petugas
E. Hasil penjualan fasilitas selama ibadah
Jawaban A Keberhasilan dan kendala selama pelaksanaan tugas
Contoh soal berikut dirancang khusus untuk menguji pemahaman mendalam dan keterampilan yang dibutuhkan dalam formasi Petugas Haji.
Setiap soal mencakup berbagai aspek tugas yang diemban oleh petugas haji, seperti penguasaan regulasi, penanganan kesehatan jemaah, manajemen perjalanan, dan keterampilan komunikasi.
Demikianlah Kisi Kisi dan Contoh Soal Tes CAT Petugas Haji 2026/ PPIH 1447 H lengkap kunci jawaban yang dapat dijadikan referensi sekaligus bahan belajar oleh para pelamar seleksi PPIH 2026. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi