RADARSEMARANG.ID - Pada Senin (9/6/25) ini ternyata memang masih memasuki hari Tasyrik yang terakhir yakni 13 Dzulhijjah.
Hari Tasyrik sendiri diperingatkan setelah hari raya Idul Adha 1446 H, yakni (11,12, dan 13 Dzulhijjah) yang dimana semua umat muslim diharamkan untuk berpuasa.
Disebut juga dengan Hari Makan, Minum, dan Berdzikir yang dimana kita tidak diperbolehkan untuk berpuasa, karena hari ini merupakan harinya makan dan minum.
Selain itu, masih ada amalan utama di hari-hari tasyrik, yaitu berdzikir kepada Allah dan memperbanyak takbir.
Dari Nubaisyah al-Hudzali radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Hari Tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah) adalah hari makan, minum, dan banyak mengingat Allah. (HR. Muslim, Ahmad, Abu Daud, Nasa'i)
Rayakan hari 'led Adha dengan makan-makan secukupnya dan perbanyak dzikir serta takbir kepada-Nya.
Berikut amanlan dan keutamaan pada hari tasyrik.
Dari Nubaisyah Al-Hudzali, Rasulullah bersabda:
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
"Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum." (HR. Muslim 1141)
Imam Nawawi rahimahullah berkata: "Hari tasyrik adalah tiga hari setelah Idul Adha (yaitu 11, 12, 13 Dzulhijjah)."
Disebut tasyrik karena tasyrik itu berarti mendendeng atau menjemur daging qurban di terik matahari.
Dalam hadits disebutkan, hari tasyrik adalah hari untuk memperbanyak dzikir yaitu takbir dan lainnya." (Syarh Shahih Muslim 8/18)
Keutamaan dan amalan di hari tasyrik:
1. Dianjurkan memperbanyak dzikir
- Takbir muqayyad setiap selesai shalat wajib
- Membaca bismillah dan takbir ketika menyembelih qurban
- Memperbanyak takbir mutlaq sampai akhir hari tasyrik
2. Hari makan dan minum (diharamkan untuk berpuasa)
3. Memperbanyak doa sapu jagat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka." (QS. Al-Baqarah: 201)
Editor : Baskoro Septiadi