Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Sunnahnya Takbiran Idul Adha 1446 H, Dilaksanakan Pada 5–9 Juni 2025

Deka Yusuf Afandi • Kamis, 5 Juni 2025 | 17:38 WIB

 

Sunnahnya Takbiran Idul Adha 1446 H , Dilaksanakan Pada 5 – 9 Juni 2025
Sunnahnya Takbiran Idul Adha 1446 H , Dilaksanakan Pada 5 – 9 Juni 2025

 

RADARSEMARANG.ID – Melafalkan takbir merupakan salah satu amalan yang paling dianjurkan pada perayaan Idul Adha.

Tentu yang mengamalkan takbir bisa melakukannya pada tanggal 9 Dzulhijjah atau hari Arafah hingga selesainya hari tasyriq pada 13 Dzulhijjah.

Nah di tahun 1446 H ini, waktu tersebut bertepatan dengan Kamis, 5 Juni 2025 hingga Senin, 9 Juni 2025.

Waktu pembacaannya pun bisa dilakukan setelah sembahyang salat Shubuh yakni hari Arafah pada 9 Dzulhijjah hingga ashar di hari Tasyrik atau 13 Dzulhijjah.

Menurut Syekh Abu Abdillah Muhammad ibn Qasim as-Syafi'i dalam Fathul Qarib al-Mujib, sebagaimana dikutip Ustadz Mundzir,.

Mmenjelaskan bahwa takbir saat momemtum hari raya Idul Adha terbagi menjadi dua macam, yaitu mursal dan muqayyad. 

Syekh Ibrahim Al Bajuri menjelaskan bahwa takbir pada Hari Raya Idul Adha menyandang dua istilah sekaligus yakni mursal dan muqayyad, karena dibaca sejak malam Idul Adha hingga hari tasyriq terakhir

Lafal takbiran pun bisa dibaca pada takbiran di hari Arafah, Idul Adha, dan hari tasyrik ini ada tiga macam.

Hal ini sebagaimana dijelaskan Ustadz Alhafiz Kurniawan dalam artikel berjudul Ini Lafal Lengkap Takbir pada Malam dan Hari Raya Idul Adha.

  1. Dibaca sebanyak tiga kali Imam An-Nawawi menjelaskan dalam Kitab Al-Majmu' Syarhul Muhadzdzab bahwa bacaan takbir di hari raya Id dibaca sebanyak tiga kali.

    Berikut lafalnya:

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ 

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. 

Artinya, “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar.”

  1. Takbir yang lazim dibaca masyarakat Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa di dalam masyarakat terdapat lafal takbir yang lazim dan bahkan sering dibaca atau dikumandangkan masyarakat.

Lafal ini tidak masalah dan cukup baik untuk dibaca.

Berikut lafalnya: .

اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَلِلّٰهِ الْحَمْدُ

Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar. Lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar wa lillāhil hamdu. 

Artinya, “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”

  1. Ditambah bacaan zikir Imam Muslim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw menambahkan zikir di dalam lafal takbir yang dikumandangkan di bukit Shafa.

 Baca Juga: Malam Nonton Timnas, Pagi Salat Idul Adha setelah Itu Bakar-bakar, Inilah Jadwal Timnas Indonesia vs China

Berikut lafal lengkapnya:

  اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ 

Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. 

Artinya,

“Allah maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah.

Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya.

Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar.”

Nah pada tahun 2025 ini, perayaan Idul Adha tahun ini pun akan dilaksanakan pada pada tanggal 6 Juni 2025. Gema takbir sendiri akan dikumandangkan pada waktu Maghrib 5 Juni 2025.

Kumandang takbir sendiri akan bergema di penjuru Masjid dan Mushala yang berujuan untuk mengagungkan Allah SWT dalam menyambut hari raya Idul Adha.

Tentu pelaksanaan Idul Adha sendiri mengingatkan umat islam memaknai pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan anaknya Nabi Ismail.(dka)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#sholat idul adha 2025 #takbiran idul adha 2025 #takbiran di masjid #niat sholat idul adha #takbiran #sholat idul adha 1446 h #takbiran idul adha #Sholat Idul Adha #takbir muqayyad #Sunnahnya Takbiran Idul Adha 1446 H #takbiran di musala #Takbiran Idul Adha Panjang #takbiran idul adha 2025 mulai kapan #takbiran artinya apa #Takbiran Idul Adha Pendek #Sunnahnya Takbiran #tata cara sholat idul adha