RADAR SEMARANG.ID,-Pertunjukan Wayang On The Street yang digelar di Oudetrap Theatre Kota Lama Semarang, Jumat malam (9/8/2024) menjadi rangkaian acara yang mengantarkan pada Festival Kota Lama Semarang.
Kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan 5-15 September mendatang, akan banyak menampilkan pertunjukan seni budaya.
Ada pula kuliner nostalgia di Pasar Sentiling, pameran produk unggulan UMKM, fashion show, jelajah kota lama, dan lainnya.
Pada Wayang On The Street Jumat malam (9/8/2024), mengangkat lakon ‘Kangsa Adu Jago’.
Dengan didukung pemain-pemain dari Ngesti Pandowo, tim dari Klub Merby, sejumlah sponsor, dan tim pendukung lainnya, gelaran tersebut secara simbolis menceritakan tentang perebutan kekuasaan.
Kemasan pertunjukan yang ringan dengan guyonan spontan para pemain yang cair, membuat pertunjukan tersebut mudah dipahami oleh generasi muda yang memenuhi Oudetrap Theatre Kota Lama Semarang.
Sesekali para pemain wayang berinteraksi dengan penonton, sehingga suasana pentas tidak kaku.
Bahkan, saat ada pemain lupa apa yang harus diucapkan di panggung, lawan mainnya langsung mengeluarkan handphone dan meminta pemain itu membaca teks dari ponsel.
Jeritan kaget saat para butho keluar, canda tawa anak-anak muda saat mengikuti dialog punakawan, dan ratusan handphone yang silih berganti merekam adegan demi adegan.
Sehingga, Wayang On The Street Kota Lama Semarang makin mendapatkan hati dan perhatian banyak pihak. Penonton datang dari berbagai kota, mereka pun rela berdesak-desakan di sekitar panggung terbuka tersebut hingga pentas berakhir.
Salah seorang pengunjung asal Solo, Adi Nugroho, mengajak anak beserta istrinya menikmati pertunjukan wayang on the street. Sambil menjaga buah hatinya, ia sangat terpukau dengan pertunjukan di panggung terbuka.
"Pertunjukan di panggung terbuka ini sangat berbeda suasananya dibanding panggung tertutup, kami bisa menikmati langsung, apalagi suasana malam di Kota Lama Semarang yang bagus," ujarnya.(fgr)
Editor : Iskandar