RADARSEMARANG.ID - Bank Jateng kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi dalam acara Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025.
Bank Jateng dianugerahi penghargaan kategori Lembaga Perbankan Pemberdaya Pembangunan Daerah, sebagai pengakuan atas kontribusi signifikan mereka dalam memajukan pembangunan di Jawa Tengah.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng, Erik Abibon, pada malam penganugerahan yang diselenggarakan di Hotel Gets Semarang pada Jumat (19/9/2025).
Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi mengatakan bahwa para penerima penghargaan adalah tokoh dan instansi yang mendedikasikan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Bisa jadi banyak orang yang tidak tahu. Bisa pula banyak orang yang tidak mau tahu, tetapi kami dengan hati nurani, dan pikiran yang jernih, melihat Bapak, Ibu, dan Saudara adalah tokoh yang patut mendapat apresiasi," ujarnya.
Jawa Pos Radar Semarang menilai, Bank Jateng tak sekadar menjadi penopang permodalan, tetapi juga penggerak kepedulian sosial di Jawa Tengah.
Kepedulian Bank Jateng untuk masyarakat Jawa Tengah sangat nyata.
Lembaga perbankan ini aktif merehabilitasi ratusan rumah tidak layak huni warga Jawa Tengah, menggelontorkan dukungan bantuan dana untuk para pelaku UMKM, hingga program inklusif seperti pencegahan stunting, pemberdayaan wirausaha, mudik gratis, dan pengentasan kemiskinan.
Dengan visi yang melampaui sekadar bisnis, Bank Jateng menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan daerah, yang hadir menumbuhkan harapan dan memberdayakan kehidupan masyarakat, dari kota hingga pelosok desa.
Dalam sebuah wawancara terpisah, Erik Abibon menjelaskan peran strategis Bank Jateng dalam pembangunan daerah.
"Kami berkomitmen untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memberikan fasilitas kredit dengan suku bunga yang terjangkau dan persyaratan yang lebih mudah, seperti pada Kredit Usaha Rakyat dan KPR FLPP," jelas Erik.
Selain itu, Bank Jateng aktif berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur daerah dan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Erik mengungkapkan bahwa Bank Jateng aktif berpartisipasi dalam pembiayaan proyek-proyek strategis pemerintah daerah, serta menyelenggarakan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, termasuk literasi keuangan dan digital marketing bagi pelaku UMKM.
Sebagai bank yang mengelola Kas Umum Daerah (Kasda), Bank Jateng juga memainkan peran fundamental sebagai jantung sistem keuangan pemerintah daerah.
"Peran kami bukan hanya sebagai mitra, melainkan jantung sistem keuangan Pemerintah Daerah, terutama dalam penerapan dan pengembangan ekosistem digital," tegas Erik.
Pencapaian ini memperkuat posisi Bank Jateng sebagai motor penggerak ekonomi di Jawa Tengah, yang tidak hanya berfokus pada layanan perbankan, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. (tri)
Editor : Pratono