Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Ayah Maia Estianty Harjono Sigit Ternyata Keturunan Tokoh Penting dalam Sejarah Indonesia, Inilah Profilnya

Aris Hariyanto • Jumat, 20 Juni 2025 | 02:10 WIB
Ir. Harjono Sigit ayah Maia Estianty kakek Al Ghazali.
Ir. Harjono Sigit ayah Maia Estianty kakek Al Ghazali.

RADARSEMARANG.ID - Pernikahan Al Ghazali dan Alyssa Daguise yang berlangsung pada 16 Juni lalu benar-benar menghebohkan!

Tidak hanya penampilan pengantin yang membuat orang terpesona, tetapi juga aura megah yang terpancar.

Namun, di balik segala kemewahan tersebut, ayah Maia Estianty yang bernama Harjono Sigit tampak menjadi sorotan publik.

Menariknya, Harjono Sigit ternyata bukan sosok sembarangan. Dia memiliki silsilah keluarga yang sangat mengesankan.

Ayah kandung Maia Estianty tersebut ternyata merupakan keturunan para cendekiawan dan tokoh-tokoh penting dalam sejarah Indonesia.

Darah cerdas tersebut mengalir dari ayahnya Ir. Harjono Sigit Bachroen Salam yang merupakan cucu dari Haji Oemar Said (HOS) Tjokroaminoto.

Berikut ini profil Harjono Sigit ayah Maia Estianty

Ir. Harjono Sigit dilahirkan di Madiun pada 21 September 1939, putra dari Siti Utari, yang merupakan putri dari HOS Tjokroaminoto.

Kakek Al Ghazali ini sangat dikenal dengan komitmennya menciptakan arsitektur yang sesuai dengan budaya dan iklim tropis Indonesia.

Harjono juga pernah menjabat sebagai Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya pada era 1980-an.

Namanya terkenal sebagai salah satu pendiri Program Studi Arsitektur di ITS tersebut bersama dengan para arsitek lulusan ITB lainnya. Seperti Djelantik, Johan Silas, dan Harry Winarno Kwari.

Ia meniti karier sebagai arsitek dan mengajar untuk membimbing generasi muda arsitek dengan keahliannya.

Harjono menerapkan keahliannya melalui berbagai karya bangunan yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Madiun, Blitar, Gresik, hingga Samarinda.

Bersama Prof. Johan Silas, dia merancang kurikulum arsitektur dari jenjang sarjana hingga doktoral.

Menariknya, Harjono juga mendirikan biro konsultan CV Bina Wisma bersama kakaknya hingga memperkuat kiprahnya di dunia profesional.

Meski jarang tersorot media, Harjono kembali mencuri perhatian saat hadir di pernikahan cucunya, Al Ghazali.

Sosoknya tenang dan penuh wibawa memancarkan kebanggaan seorang kakek yang menyaksikan warisan nilai dan cinta untuk diteruskan ke generasi berikutnya.

Jadi, secara silsilah, Harjono adalah cucunya HOS Tjokroaminoto, dan Maia Estianty adalah cicit dari tokoh pergerakan nasional tersebut.

Maia sendiri lahir sebagai anak kelima dari enam bersaudara, dari pasangan Harjono Sigit dan Kustini.

Istri Irwan Mussry ini tumbuh dalam lingkungan keluarga besar di Surabaya yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan kontribusi sosial.

Adapun HOS Tjokroaminoto merupakan tokoh besar pendiri Sarekat Islam yang dijuluki Guru Bangsa.

Perannya saat itu dikenal sebagai pemimpin pergerakan yang membimbing tokoh-tokoh seperti Soekarno, Semaoen, dan Kartosuwiryo.

Mereka mengedepankan semangat keislaman, keadilan sosial, dan pendidikan sebagai jalan pembebasan bangsa.

Dalam pernikahan Al Ghazali, masyarakat tampak diingatkan silsilah keturunan keluarga Maia Estianty.

Kehadiran Harjono Sigit di acara tersebut memberikan pesan penuh makna kepada Al Ghazali setelah akad pernikahanya dengan Alyssa.

“Mudah-mudahan, akad nikah itu hanya sekali seumur hidup, bukan berkali-kali,’ ucap Ayah Maia yang kerap dipanggil Eyang Bapak.

 

Editor : Baskoro Septiadi
#Kakek Al Ghazali #profil Harjono Sigit #HOS Tjokroaminoto #Ir Harjono Sigit #Harjono Sigit #irwan mussry #maia estianty #ayah Maia Estianty #Eyang Bapak #al ghazali