RADARSEMARANG.ID – Marissa Grace binti Allen Haque atau Marissa Haque meninggal dunia pada Rabu, 2 Oktober 2024 pukul 00.43 WIB.
Istri Ikang Fawzi mengembuskan napas terakhir di usia 61.
Ia meninggalkan dua putri bernama Isabella Muliawati Fawzi dan Marsha Chikita Fawzi.
Tentu, meninggalnya Marissa Haque secara mendadak mengejutkan semua pihak. Apalagi, Marissa Haque tidak memiliki Riwayat penyakit.
Lalu apa yang menyebabkan Marissa Haque meninggal mendadak.
Dari penelusuran, diketahui, jika seseorang meninggal secara mendadak bisa dikarenakan adanya cardiac arrest.
Berbeda dengan serangan jantung, meskipun keduanya sama-sama melibatkan jantung.
Apa itu cardiac arrest ?
Cardiac arrest terjadi ketika jantung tiba-tiba berhenti berdetak secara efektif, lanjut Vito. Sehingga, darah tidak lagi dipompa ke seluruh tubuh.
Hal ini biasanya disebabkan oleh gangguan pada sistem listrik jantung, seperti aritmia yang fatal. Saat cardiac arrest terjadi, seseorang akan kehilangan kesadaran dan detak jantungnya tidak terdeteksi.
Ini merupakan keadaan darurat medis yang membutuhkan tindakan segera, seperti resusitasi jantung paru (CPR) atau penggunaan defibrilator untuk memulihkan irama jantung normal.
Serangan jantung atau infark miokard terjadi ketika aliran darah ke bagian dari otot jantung terhambat, biasanya oleh gumpalan darah yang menyumbat arteri koroner.
Ini menyebabkan kerusakan pada otot jantung. Serangan jantung biasanya tidak menyebabkan jantung langsung berhenti berdetak, tetapi jika tidak ditangani, bisa memicu komplikasi irama jantung seperti cardiac arrest.
Singkatnya, serangan jantung adalah masalah sirkulasi yang menyebabkan kerusakan otot jantung, sementara cardiac arrest adalah masalah listrik yang menyebabkan jantung berhenti secara tiba-tiba. (dka/bas)
Editor : Baskoro Septiadi