RADARSEMARANG.ID — Kabar yang menyenangkan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), yang sekarang disebut Bantuan Sosial Pangan, mulai masuk ke tahap pencairan berikutnya.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menjamin bantuan ini tetap berjalan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.
BPNT adalah program bantuan sosial pangan yang dikelola pemerintah.
Tujuannya adalah memastikan keluarga miskin bisa memenuhi kebutuhan pokok makanan.
Dulu, bantuan ini berupa sembako yang diambil di e-Warong.
Sekarang, cara pencairannya lebih fleksibel dan sering dalam bentuk uang tunai.
Berapa uang yang akan diterima KPM?
BPNT Tahap 4 2025 memberikan bantuan sebesar Rp200.000 per bulan per KPM.
Namun, pencairan sering terjadi dalam satu kali pembayaran untuk beberapa bulan sekaligus.
Skema yang umum digunakan adalah pencairan rapel tiga bulan.
Karena itu, banyak penerima Bansos BPNT Tahap 4 2025 akan menerima total Rp600.000.
Jadwal Pencairan BPNT 2025
Pencairan BPNT Tahap 4 2025 dijadwalkan berlangsung pada bulan Oktober, November, dan Desember 2025.
Penyaluran dimulai secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia, tergantung pada jadwal dari bank penyalur atau Kantor Pos setempat.
Fokus utama pencairan bantuan sosial bulan ini adalah BPNT tunai sebesar Rp600 ribu untuk alokasi tiga bulan.
Pencairan ini mulai meningkat setelah program PKH Tahap 4 dan BLT Kesra disalurkan pada awal November.
Gelombang pencairan besar dimulai sejak 7 November 2025, penyaluran sudah merata di sejumlah wilayah.
Melalui Bank BSI, proses pencairan dianggap paling cepat dengan progres hampir 85 persen merata di berbagai daerah.
Sementara Bank BRI juga mencatat pencairan besar di daerah seperti Bali (Buleleng, Karangasem, Klungkung), Banten (Lebak, Tangerang), Bengkulu, Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, serta beberapa kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Bank BNI juga sedang dalam puncak penyaluran dengan cakupan luas hampir di seluruh provinsi, termasuk Bali, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Untuk Bank Mandiri, proses pencairan sedang berlangsung meski belum sepenuhnya merata dan masih dalam tahap penyesuaian di beberapa wilayah.
Sementara itu, PT Pos Indonesia dilaporkan sedang menyiapkan Surat Perintah Membayar (SPM) untuk menyalurkan BPNT tunai secara langsung kepada penerima manfaat.
Selain BPNT dan bantuan pangan, ada beberapa program bansos lain yang berjalan pada bulan November.
Salah satunya adalah Program Indonesia Pintar (PIP), yang diberikan sebagai bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga penerima manfaat.
Besaran bantuan PIP berbeda tergantung jenjang pendidikan, yaitu Rp450.000 hingga Rp750.000 untuk siswa SD, Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1,8 juta untuk SMA.
Selain itu, ada juga program Asistensi Rehabilitasi Sosial Yatim Piatu (Atensi API) dengan nilai bantuan sebesar Rp200.000 per bulan, diberikan dalam satu kali cairan untuk tiga bulan, sehingga totalnya Rp600.000.
Cara Mengecek Status Penerima BPNT Tahap 4 2025
Sebelum menerima bantuan, pastikan Anda terdaftar sebagai penerima.
Pemerintah menyediakan cara yang mudah untuk memeriksa status secara online. Berikut langkah-langkahnya:
▪ Buka browser di ponsel Anda.
▪ Kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
▪ Masukkan informasi wilayah Anda: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.
▪ Ketik nama lengkap Anda sesuai dengan data di KTP.
▪ Masukkan kode verifikasi (kode unik) yang muncul di layar.
▪ Klik tombol “CARI DATA”.
Sistem akan menampilkan status Anda.
Jika status tertulis “YA” dan periode pencairan tertera Oktober-Desember 2025, berarti Anda berhak menerima BPNT Tahap 4 2025. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi