Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Panasonic Holding Bakal PHK 10 Ribu Karyawannya, Apakah Indonesia Juga Bakal Kena?

Sulistiono • Kamis, 15 Mei 2025 | 17:44 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID - Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akhir-akhir ini tak hanya melanda industri dalam negeri, namun industri global juga mulai melakukan efesiensi, sebagai dampak kondisi ekonomi dunia yang semakin memburuk. 

Satu persatu perusahaan global mulai mengurangi jumlah karyawannya, sebagai usaha mempertahankan jalannya perusahaan agar tetap bisa berjalan di tengah situasi yang makin tidak menentu. 

Salah satu perusahaan besar yang mengumumkan akan merestrukturisasi perusahaan dengan mem-PHK karyawannya adalah perusahaan elektronik Jepang yakni Panasonic, yang berencana secara bertahap selama 2025 akan melakukan PHK terhadap 10.000 karyawannya. 

Dalam rilisnya, Panasonic menyatakan PHK akan dilakukan terhadap 5.000 karyawan di Jepang dan 5000 lainnya yang berada di luar negeri.

Jumlah ini  setara dengan sekitar 4% dari total 230.000 karyawan Panasonic secara global.

Target PHK difokuskan pada divisi penjualan langsung serta unit yang dianggap memerlukan perampingan organisasi. Proses ini akan berlangsung bertahap hingga akhir tahun fiskal Maret 2026.

Namun, rencana PHK ini harus di bayar mahal Panasonis karena harus merogog kocek senilai USD 900 juta atau setara Rp14,86 triliun untuk membayar pesangon atau kompensasi karyawan sesuai hukum ketenagakerjaan di masing-masing negara.

Pihak perusahaan juga mengakui bahwa kondisi ekonomi global, perang dagang antara Amerika Serikat dan China, serta kebijakan tarif pada masa pemerintahan Donald Trump turut memperburuk prospek bisnis internasional mereka.

Bagaimana Dengan Panasonic Indonesia, Apakah Juga Ada PHK?

PT Panasonic Manufacturing Indonesia memastikan bahwa operasional mereka di Tanah Air tetap stabil dan aman dari rencana PHK yang bakal di lakukan holding company.

Vice President Director PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Daniel Suhardiman, menyatakan bahwa rencana PHK itu tidak akan menyasar ke pekerja Panasonic di Indonesia.

“PHK tidak terjadi di Indonesia,” ungkap Daniel dalam keterangannya yang dikutip pada Kamis (15/5).

Daniel beralasan, amannya Panasonic Indonesia karena negara ini justru memegang peran strategis dalam ekosistem produksi dan ekspor Panasonic.

Pabrik Panasonic di Indonesia menjadi basis ekspor penting ke lebih dari 80 negara, yang mencerminkan daya saing tinggi serta kontribusi besar Indonesia dalam rantai pasok global perusahaan.

“Asia Tenggara, termasuk Indonesia, menjadi penopang pertumbuhan ekonomi dunia,” beber Daniel Suhardiman. 

Alasan lainnya, ungkap Daniel bahwa pasar domestik Indonesia yang kuat serta dukungan kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) menjadi alasan utama Panasonic tetap optimistis terhadap masa depan bisnisnya di Indonesia.

Bahkan, perusahaan berencana menambah investasi baru sebagai bentuk komitmen jangka panjang di Tanah Air.

“Kebijakan TKDN sangat mendukung pengembangan industri lokal dan memperkuat posisi Indonesia di mata investor global,” ujarnya.

Meski Indonesia tidak terdampak, Daniel menekankan bahwa pengumuman PHK global ini tetap menjadi peringatan penting bagi semua pemangku kepentingan.

Menurutnya, ini menandai makin ketatnya persaingan industri dan mendesaknya transformasi bisnis berbasis inovasi serta efisiensi. (sls)

Editor : Baskoro Septiadi
#TKDN #Panasonic Indonesia Aman #Panasonic #perusahaan elektronik #panasonic holding corp #PHK #jepang #restrukturasi perusahaan