RADARSEMARANG.ID, Semarang – PT Victoria Care Indonesia melakukan pelebaran kapasitas dengan membangun pabrik baru di Kawasan Industri Candi, Ngaliyan, Kota Semarang.
Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan yang semakin besar dan pasar yang semakin meluas.
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PT Victoria Care Indonesia Tbk, Billy Hartono Salim. Dimana diharapkan keberadaan pabrik baru tersebut bisa mengerek kapasitas produksi dengan seiring meningkatnya permintaan pasar.
Serta sekaligus untuk pengembangan produk-produk baru dan peningkatan kualitas layanan Perseroan.
“Jika ditotal maka luas pabrik yang kita miliki seluas 3,3 hektar. Sehingga kedepannya bisa untuk meningkatkan produktivitas,” ungkapnya saat ground breaking pabrik baru PT Victoria Care Indonesia Kamis (25/7).
Pihaknya memilih Kota Semarang sebagai tempat pembangunan pabriknya yang kedua lantaran daerah di Jawa Tengah ini dinilai relatif kondusif dan strategis untuk menjadi titik distribusi produk VICI.
Kehadiran pabrik keduanya di Semarang, ada peningkatan kapasitas produksi Perseroan hingga 70%.
“Kehadiran pabrik ini merupakan kesempatan terbaik bagi Perseroan untuk melakukan ekspansi bisnis, baik dalam kapasitas produksi maupun varian produk baru yang dihasilkan agar konsumen bisa mendapatkan lebih banyak pilihan produk-produk terbaik,” terangnya.
Disisi lain, Direktur Operasional PT Victoria Care Indonesia Tbk, Sumardi Widjaja menyebutkan untuk bisnis kosmetik berkembang dengan pesat.
Ditambah lagi demografi di Indonesia saat ini mayoritas merupakan Gen Z dengan market size yang besar.
“Kedepan ini tentunya juga persaingan semakin kuat. Bukan hanya dari lokal brand tetapi dari brand-brand luar yang banyak bermunculan dan mulai eksis di Indonesia,” ujarnya.
Dengan adanya perluasan yang dilakukan, nantinya akan ada variasi dari produk-produk yang dihasilkan. Namun pihaknya masih tetap fokus pada hair care, body care, dan skin care.
Produk-produk dari Victoria Care sendiri banyak dipasarkan dan didistribusikan di negara-negara ASEAN terutama Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Selain itu pihaknya juga sudah masuk di Malaysia, Korea Selatan, Jepang, dan Timur Tengah.
“Untuk di China masih cross boarder dan kita masih intens penjajakan adalah untuk pasar Filipina dan Vietnam,” jelasnya.
Sumardi juga menyebutkan, produk Victoria Care berbasis bahan-bahan alami terbesar di Indonesia. Maka dari itu, ditengah persaingan yang ada produk-produk dari Victoria Care masih tetap eksis dibandingkan dengan produk lainnya.
“Dengan Unique Selling Proposition (USP) kami dan menghadirkan produk-produk yang berbasis natural kami masih bisa eksis hingga sampai sekarang,” tandasnya.
Saat ini, pabrik existing Perseroan sudah bersertifikasi CPKB (Cara Pembuatan Kosmetika yang Baik), sistem mutu ISO 9001:2015, Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), Cara Pembuatan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga yang Baik (CPPKRTB), Sistem Jaminan Halal, hingga sertifikat program PROPER BIRU. (nun/web/bas)
Editor : Baskoro Septiadi