RADARSEMARANG.ID, Semarang – Pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Semarang 2023 bantu dongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinis Jawa Tengah.
Pada gelaran tersebut juga hadir Mitsubishi XForce mobil terbaru yang menawarkan Petualanga Urban untuk Masyarakat Kota Semarang.
Festival otomotif yang diprakarsai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jateng agar dilaksanakan di Semarang ini, dinilai mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) juga pertumbuhan ekonomi di Jateng.
Sebab, selain mendorong penjualan kendaraan bermotor, juga mendongkrak penerimaan bea balik nama dan pajak kendaraan bermotor (PKB).
Diketahui PAD Jateng, lebih dari 50 persen penyumbangnya adalah PKB. Pada gelaran sebelumnya, GIIAS dapat mendongkrak pendapatan sebanyak enam persen.
Diharapkan melalui pameran ini target dapat tercapai. Utamanya target PKB sebesar 6,02 triliun.
“Sekitar enam persen (tahun lalu). Harapan kita bisa mendorong lebih baik di tahun 2023 ini, karena pesertanya juga bertambah,” kata Kepala Bapenda Jateng Nadi Santoso usai pembukaan GIIAS 2023 di Marina Convention Center, Rabu (18/10) kemarin.
GIIAS dibuka secara langsung oleh Sekda Jateng Sumarno serta Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier.
Director of Sales dan Marketing Division PT MMKSI Irwan Kuncoro mengaku partisipasinya dalam GIIAS The Series 2023 sebagai bukti komitmennya terhadap inovasi industri otomotif.
Menurutnya, Kota Semarang sebagai pusat perekonomian utama di Jateng adalah pasar menarik yang mencerminkan semangat inovasi dan modernitas.
Pameran kali ini pihaknya menampilkan Mitsubishi XForce yang dirancang untuk memadukan gaya perkotaan dan kemampuan off-road secara harmonis.
“Kehadiran Mitsubishi XForce ini sekaligus mengukir langkah MMKSI dalam menciptakan era baru petualangan urban untuk masyarakat Semarang yang dinamis melalui kendaraan yang memadukan gaya, fungsionalitas, inovasi, kenyamanan, dan tentunya performa,” ungkapnya.
Ia menambahkan GIIAS 2023 menjadi ajang untuk mengenalkan keluaran mobil XForce untuk pertama kalinya di Jateng. Pihaknya mentargetkan 470 SPK pada pameran otomotif yang berlangsung mulai 18-22 Oktober 2023 ini.
“Setelah dilaunching kemarin, total mendekati 100 SPK yang inden dan siap dicatatkan di GIIAS hari ini sampai besuk. Kalau target akhir tahun di angka 10 ribu SPK, sekarang baru mencapai 3000 SPK,” tegasnya.
Sementara Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Taufiek Bawazier menyebut GIIAS The Series 2023 menambilkan 14 pabrikan otomotif dengan beragam produk terbarunya.
Menurutnya sektor otomotif mempunyai pengaruh luas di berbagai bidang, meliputi bidang industri tekstil, industri baja, pajak daerah, pajak penghasilan atau PPH, pajak barang mewah, dan sebagainya. Bahkan, terdapat sekitar 1,5 juta orang bekerja di sektor otomotif.
“Kita sudah komitmen bahwa Jawa Tengah harus dijadikan tempat untuk internasional exhibition, tepatnya di Kota Semarang. Karena kami melihat bahwa potensi pendapatan dari sektor otomotif ini cukup besar,” ungkapnya. (kap/svc/bas)
Editor : Baskoro Septiadi