RADARSEMARANG.ID - Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memaknai usia ke-27 sebagai momentum memperkuat peran perguruan tinggi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap kelestarian lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Komitmen itu diusung melalui tema Milad ke-27, "Kampus Hijau Merona: Mengakar pada Kelestarian, Bersatu dalam Karya, Berdampak untuk Bangsa", dalam Rapat Terbuka Senat yang berlangsung di GKB II Unimus.
Rektor Unimus Prof. Masrukhi mengatakan, perjalanan Unimus selama 27 tahun akan terus diarahkan untuk tumbuh menjadi kampus yang maju, inovatif, sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Sejalan dengan tema yang diusung, Unimus terus menata lingkungan kampus agar semakin hijau dan nyaman. Penataan taman dilakukan di berbagai sudut kampus. Selain itu, kampus juga mengembangkan kebun wisata melon yang berada di kawasan Rumah Sakit Unimus sebagai ruang rekreasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat.
"Sudah tentu di usia 27 ini juga secara fisik kita terus memantapkan penataan kampus ini menjadi taman ya. Taman-taman di setiap sudut di kampus Unimus kita pelihara, kita rawat dengan bagus. Lalu juga yang tahun ini kita kembangkan juga adalah kebun wisata melon, yang letaknya di sebelah Rumah Sakit Unimus," katanya.
Momentum milad juga diwarnai berbagai langkah pengembangan kampus. Tahun ini Unimus membuka 10 program studi baru, mulai dari Artificial Intelligence, Cyber Security, Desain Komunikasi Visual hingga pendidikan dokter spesialis. Dengan penambahan tersebut, jumlah program studi di Unimus kini mencapai 48.
"Saat di usia 27 tahun Unimus membuka 10 program studi baru, dan 10 program studi baru itu berkenaan dengan anak-anak muda. Ada artificial intelligence, ada cyber security, ada desain komunikasi visual termasuk juga program dokter spesialis obgyn, semuanya ada 10," ungkapnya.
Menurut Prof. Masrukhi, kepercayaan masyarakat terhadap Unimus juga terus meningkat. Hingga akhir Juli 2026, jumlah mahasiswa baru naik sekitar 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Dibandingkan dengan setahun yang lalu pada akhir Juli 2025, ini ada perkembangan 14 persen lebih banyak dari tahun kemarin. Artinya menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Universitas Muhammadiyah Semarang itu terus positif dan membaik," imbuhnya.
Selain memperkuat bidang pendidikan, Unimus juga mengembangkan layanan kesehatan melalui Rumah Sakit Unimus. Pada Oktober mendatang, rumah sakit tersebut akan menjadi tuan rumah pertemuan dokter ahli kanker se-Asia sekaligus meluncurkan pusat pengobatan kanker dengan metode cryosurgery.
"Nanti di bulan Oktober 2026, kita akan mengundang seluruh dokter ahli kanker se-Asia di Rumah Sakit Unimus. Ada annual meeting sambil kemudian launching pusat pengobatan kanker di Rumah Sakit Unimus, tidak dengan kemoterapi tapi dengan cryosurgery," ungkapnya.
Melalui tema Milad ke-27, pihaknya berharap seluruh sivitas akademika semakin memperkuat kolaborasi untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas, kampus yang ramah lingkungan, serta kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. (kap)
Editor : Baskoro Septiadi