RADARSEMARANG.ID, Demak - Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Demak menggelar deklarasi yang diistilahkan dengan deklarAksi gerakan 2 telur per hari untuk 21 baduta stunting di Desa Bogosari, Kecamatan Guntur.
Dengan semangat penyuluh KB sahabat keluarga cegah stunting, giat deklarAksi ini disaksikan langsung oleh Kabid P2PP Dinpermades P2KB Kabupaten Demak, Sukardjo, SKM, MKes
Kepala Desa Bogosari H Sukir, selaku pemangku wilayah, membuka jalannya kegiatan. Pihaknya menyambut baik aksi bakti sosial ini dengan harapan dapat turut membantu penuntasan kasus stunting di wilayahnya.
Ketua Umum DPC IPeKB Demak Sumarwanto, SKM, didampingi Waketum Gunardi Sapto Purnomo, SH menyampaikan rasa terimakasihnya kepada kepala desa dan warga Desa Bogosari sebagai lokus stunting terpilih.
"Peran aktif penyuluh KB sebagai bapak atau bunda asuh anak stunting (BAAS) ini diharapkan dapat bermanfaat dan menunjang asupan protein bagi baduta stunting,"katanya. Dengan demikian, dapat membantu mempercepat penurunan angka stunting secara khusus di Desa Bogosari, Kecamatan Guntur dan secara umum di wilayah Kabupaten Demak.
Selanjutnya secara teknis, kata dia, bantuan 2 telur per hari bagi baduta stunting ini akan diterimakan setiap minggu selama tiga bulan ke depan.
Yaitu, mulai September hingga November 2023. "Tentunya dengan melibatkan bantuan pendampingan dari PPKBD setempat,"katanya.
Kabid P2PP Dinpermades P2KB Demak, Sukardjo mengatakan, gerakan dua telur untuk baduta tersebut sebagai upaya menekan angka stunting di Demak. "Semoga gerakan ini berhasil,"katanya. (web/adv/1.806 karakter/hib/bas)
Editor : Baskoro Septiadi