Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Curug Sirawe, Hidden Gem di Lereng Dieng Utara Desa Pranten Batang

Agus AP • Rabu, 8 Mei 2024 | 03:35 WIB

 

TENANG: Suasana Telaga Mendongan yang tenang dan cocon untuk melepaskan penat
TENANG: Suasana Telaga Mendongan yang tenang dan cocon untuk melepaskan penat

 

RADARSEMARANG.ID-Kawasan Pegunungan Dieng di Banjarnegara memang punya banyak daya tarik wisata.

Ada berbagai pilihan destinasi wisata seperti Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Telaga Warna, Sikunir dan lain sebagainya.

Bagi kamu yang sudah menjelajahi sebagian besar wisata di sana, kamu perlu mencoba menjelajahi kawasan Dieng utara di Desa Pranten, Kabupaten Batang.

Siapa sangka, desa terpencil di Kabupaten Batang ini menyimpan keindahan yang tak banyak diketahui orang.

Ada banyak spot alam, mulai air terjun, telaga, pemandian air panas, kawah, dan keindahan Tol Khayangan.

Keberadaan hidden gem ini benar-benar memanjakan mata. Berwisata di dataran tinggi Dieng jadi punya kesan berbeda.

Pemandangan alam yang paling memukau menurut koran ini ada di kawah gunung Sipandu, Dukuh Rejosari.

Lokasinya hanya punya satu akses jalan yang mulus.

Sementara akses lainnya dalam kondisi rusak. Jalan utama hanya bisa diakses melalui Banjarnegara.

Sebelah barat Candi Arjuna, kemudian ke arah utara menuju Basecamp Sipandu via Pawuhan.

Sesampainya di pertigaan basecamp, kita harus melintasi jalan sempit di sebelah pengolahan gas Geo Dipa.

Jalur itu hanya muat dilewati satu kendaraan roda empat. Di sana sudah terlihat gagahnya kawah Sipandu.

Kawah itu mengepul dari bagian atas bukit-bukit di sana. Layaknya gunung berapi.

Sesampainya di dekat kawah, kita bisa bebas bersantai menikmati keindahan.

Maupun ber-selfie dengan latar mahkota kawah yang mengepul.

Lokasi tersebut belum dikelola secara maksimal. Pengunjung bebas berada di sana. 

"Dulu area kawah ini pernah jadi jalur pendaki ke gunung Sipandu. Sebetulnya jika dikelola dengan baik pasti rame dan cantik, kita masih terkendala di berbagai aspek untuk pengelolaan wisata di desa pranten," ujar Ela Nurlaila, Sekretaris Desa Pranten pada Jawa Pos Radar Semarang.

Tak jauh dari kawah, ada sebuah tempat pemandian air panas.

Ia menjelaskan jika Pokdarwis desa setempat sedang merencanakan pembuatan waterpark di sana.

Dahulu tempat tersebut ramai karena ada kolam renangnya. Sekarang hanya dimanfaatkan untuk fasilitas umum warga.

"Harapan kami bisa dikembangkan untuk waterpark," timpalnya.

Desa Pranten sendiri menjadi desa wisata sejak 2007.

Saat itu keindahan alam dan wisata pertanian sayur menjadi andalan.

Namun, tahun 2016 Dukuh Rejosari terkena bencana kekeringan dan hujan belerang karena ledakan pipa Geo Dipa.

Wisata di sana kembali naik daun setelah viralnya Tol Khayangan di jalur Bawang-Dieng.

Walau demikian, belum banyak orang yang melakukan eksplore ke berbagai spot lain di sana.

Seperti Kawah Gunung Sipandu, Curug Malang, Curug Sirawe, Telaga Mendongan, gunung kapur dan spot-spot gardu pandang di Bintoro Mulyo.

Telaga Mendongan kini digandrungi wisatawan untuk memancing.

Pemancingan bisa mendapatkan ikan sembari menikmati ketenangan dan pemandangan alam pegunungan di sana.

Banyak pengunjung yang datang untuk menikmati keindalan wisata Jateng. 

"Ga bisa dipungkiri, tempat di sini viral gara-gara wisatawan yang mau ke Dieng. Semoga ke depan Pranten dikenal layaknya Dieng," ucapnya. (yan/fth)

 

 

Editor : Agus AP
#Desa Pranten #Lereng Dieng Utara #hidden gem #pegunungan dieng #web #Wisata jawa tengah #Curug Sirawe