Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Lawang Sewu, Wisata Sejarah dan Ikon Wisata Unggulan Kota Semarang

Miftahul A’la • Kamis, 8 Februari 2024 | 22:51 WIB
Photo
Photo

RADARSEMARANG.ID, - Lawang Sewu merupakan salah satu ikon wisata di Kota Semarang. Termasuk wisata unggulan Jawa Tengah. Bangunan yang sudah ada sejak 1904 ini berdiri kokoh dan banyak menjadi tujuan wisatawan. Baik lokal maupun mancanegara. 

Banyak yang bilang kalau ke Semarang tanpa ke Lawang Sewu ada yang kurang. Karena destinasi di jantung kota Semarang ini menjadi pilihan menarik dan menawarkan berbagai keindahan sekaligus merupakan bangunan yang bersejarah. 

Destinasi wisata ini awalnya merupakan Kantor Pusat Kereta Api Swasta NISM (Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij). Dibangun di atas lahan seluas 18.232 m2 hampir setiap hari selalu ramai wisatawan.

Bangunan Lawang Sewu dirancang arsitek dari Amsterdam yaitu Prof. Jakob F. Klinkhamer dan BJ Queendag. Disebut Lawang Sewu, karena bangunan ini memiliki banyak pintu. Istilah jawanya pintu seribu. Pintu dibuat banyak sengaja agar sirkulasi udara di dalam gedungnya tetap terjaga.

Selain itu ada juga sudut yang unik serta megah yaitu ornamen kaca patri yang berasal dari pabrikan Johannes Laurens Schouten yang memiliki cerita tentang keindahan Jawa serta kejayaan kereta api pada masa itu. "Tempatnya bagus dan banyak spot-spot untuk foto. Keren pokoknya," aku sekarang WIsatawan asal Yogyakarta, Putrie Tata, kepada Jawa Pos Radar Semarang. 

Ia sengaja bersama dengan teman-temannya datang ke Kota Semarang untuk berkunjung ke Lawang Sewu dan Kota Lama. Baginya, bangunan yang berada di jantung kota Semarang ini menyimpan banyak sejarah. Bahkan, di tempat ini ada ruang bawah tanah dan sekarang sudah ditutup. "Kalau mau ke Wisata Jawa Tengah wajib ke Lawang Sewu. Arsitekturnya menarik dan meski sudah ratusan tahun bangunanya tetap kokoh," tambahnya. 

Jumlah wisatawan yang datang ke Lawang Sewu juga banyak. Dalam satu hari rata-rata pengunjung di Museum Lawang Sewu bisa mencapai 1.860 pengunjung. Lawang Sewu buka mulai pukul 07.00 WIB - 21.00 WIB. Harga tiket masuknya untuk dewasa Rp 10.000,-, pelajar Rp 5.000,-, dan anak-anak Rp 5.000,-. Lawang Sewu berada di Kawasan Tugu Muda Semarang yang di sekitarnya juga terdapat banyak wisata lain seperti Museum Perjuangan Mandala Bhakti, Gereja Katedral, dan Kampung Pelangi.

Pengelola Museum Lawang Sewu juga terus menambah berbagai wahana dan layanan untuk meningkatkan daya tarik wisata. Berbagai upaya tersebut untuk menarik wisatawan agar ramai-ramai berkunjung dan peningkatan wisatawan ke Jawa Tengah. 

Ada wahana sewa kostum (Belanda,Jepang,Jawa, dan Pirates); Wahana Scooter Electric; Merchandise shop Laseko; Cafe Angkringan dan stand UMKM; Live Music Acoustic dan tambahan Wahana Video 360 derajat .

Salah satu wisatawan asal Medan, Ulin dan Rika menyatakan baru pertama kali berkunjung ke Lawang Sewu. Saat berada di tempat wisata ini, ia memilih wahana scooter untuk menikmati keindahan bangunan bekas peninggalan Belanda ini. "Senang ada wahana video 360 derajat yang sedang nge hits. Wahana ini bisa mengabadikan berbagai gaya dari keindahan Lawang Sewu. 

Lawang Sewu terus berbenah untuk menarik wisatawan ke Jawa Tengah. Bahkan setelah pemugaran dan renovasi, sekarang Lawang Sewu berfungsi sebagai museum perkeretaapian. Berbagai ragam koleksi yang berhubungan dengan kereta api bisa dinikmati di dalam bangunan ini. 

Mulai dari seragam masinis, alat hitung friden, alat komunikasi (telepon kayu dan telegraf), karcis kereta kuno, lemari karcis Edmonson mesin cetak tanggal untuk karcis kereta, dan lainnya. Pengunjung juga bisa menemukan replika lokomotif uap di Lawang Sewu. “Seru sekali kita berwisata sambil belajar sejarah kereta api,” akunya. (fth)

Editor : Agus AP
#Pesona Jawa Tengah #ikon wisata #Kota Lama Semarang #visit jateng #web #Wisata jawa tengah #wisata sejarah #lawang sewu