RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Lembaga Kemaslahatan Keluarga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LKK PCNU) Kabupaten Demak memberikan perhatian khusus terhadap gizi dan kesehatan keluarga warga Nahdliyyin di Kota Wali.
Ini menjadi penting lantaran gizi keluarga kerap tidak diperhatikan sebuah entitas keluarga warga NU.
Misalnya saja, banyak kalangan ibu-ibu yang sibuk bekerja hingga kurang memperhatikan pola makan anak. Kondisi demikian, membuat kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji menjadi pilihan.
Hal ini mengemuka dalam seminar yang dihelat LKK PCNU Demak yang mengusung tema peningkatan gizi dan kesehatan keluarga sebagai langkah nyata menjaga ketahanan keluarga Nahdliyin.
Ketua LKK PCNU Demak, Hj Ida Nursa’dah menyampaikan, lembaga yang dipimpinnya berperan membina keluarga dari masa sebelum lahir hingga dewasa agar menjadi keluarga maslahah,penuh kebaikan, sehat, dan harmonis.
“Kami ingin keluarga NU tetap sejahtera dan bahagia, jauh dari masalah kesehatan akibat kurang gizi,”katanya.
Seminar yang berlangsung di Wisma Srikandi Tembiring Demak ini menghadirkan dua narasumber, Ketua PCNU Demak KH Muhammad Aminudin Mas’udi dan Direktur RSI NU Demak dr H Abdul Aziz MHKes.
KH Aminudin mengatakan, sebuah keluarga maslahah adalah keluarga yang taat beragama, adil, serta mampu memenuhi kebutuhan lahir dan batin.
“Suami dan istri harus memahami hak dan kewajiban masing-masing agar tercipta keseimbangan dan ketenangan,” katanya.
Adapun, dr Abdul Aziz menyoroti pentingnya perhatian terhadap gizi sejak dini.
“Gizi seimbang perlu dimulai sejak masa remaja, calon pengantin, hingga seribu hari pertama kehidupan. Itulah fondasi bagi lahirnya generasi emas,”ujarnya. (hib)
Editor : Tasropi