RADARSEMARANG.ID, Demak - Dinas Kesehatan Kabupaten Demak bersama BPJS Kesehatan Cabang Semarang menggelar senam sehat bersama kalangan organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Dinas Kesehatan, dr H Ali Maimun, MKes mengatakan, senam kebugaran ini diharapkan bisa menyehatkan dan membuat badan lebih bugar.
"Senam kebugaran jasmani atau rockport ini bisa di cek dengan aplikasi Sipgar,"katanya.
Aplikasi Sipgar merupakan aplikasi yang dikenalkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengukur kebugaran jasmani.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang Semarang, Fitria Nurlaila Pulukadang mengatakan, kegiatan senam yang dilakukan di Stadion Sultan Fatah Demak ini, sekaligus sebagai kampanye dan ajakan bagi suluruh instansi pemerintah daerah agar dapat menjadi role model dalam menjalani pola hidup sehat.
Menurut Fitria, program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tak hanya berfokus pada upaya kuratif dan rehabilitatif saja.
Namun, BPJS Kesehatan juga memprioritaskan berbagai kegiatan dan layanan yang bersifat promotif preventif untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam serangkaian acara tersebut, BPJS Kesehatan juga memberi penghargaan secara khusus bagi Pemerintah Kabupaten Demak atas tercapainya Universal Health Coverage (UHC) pada angka 99,06.
Sebanyak 1.234.396 penduduk telah memiliki jaminan kesehatan atau kurang dari 1 persen masyarakat yang belum memiliki JKN.
“Sebuah prestasi membanggakan Kabupaten Demak yang, berhasil mempertahankan predikat UHC di tahun 2024 ini, dengan persentase peserta JKN lebih dari 98 persen. Hal ini sesuai dengan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. Berdasarkan RPJMN 2020-2024,”kata Fitria.
Dia menambahkan, BPJS Kesehatan melakukan berbagai strategi penguatan rekrutmen peserta di berbagai segmen, termasuk peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Pekerja Penerima Upah (PPU) di tingkat desa melalui Program Petakan, Sisir, Advokasi, dan Registrasi (PESIAR).
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat di daerah pedesaan juga terdaftar sebagai peserta JKN.
Peningkatan kepesertaan Program JKN yang melaju pesat, BPJS Kesehatan juga terus berupaya meningkatkan kualitas mutu layanan kesehatan baik dari berbagai aspek serta kompetisi sehat antar faskes.
"Satu dekade Program JKN berjalan, BPJS Kesehatan juga turut memberi apresiasi ke Dinas Kesehatan Kabupaten Demak sebagai pembina pelayanan maternal Perinatal Dengan Efektif dan Kooperatif,"katanya.
Selain itu terdapat empat faskes yang menerima penghargaan yang diserahkan secara langsung oleh Sekda Akhmad Sugiarto sebagai FKTP terbaik dan paling berkomitmen dalam memberikan pelayanan optimal bagi peserta JKN.
Diantaranya, dr H Fuad Alhamidy untuk kategori Dokter Praktek Perorangan (DPP). Kemudian, drg Yulia Ratnasari untuk kategori dokter gigi perorangan, Klinik Nayaka Husada 04 untuk kategori klinik pratama, serta Puskesmas Dempet.
“Harapannya dengan kegiatan dan penghargaan semacam ini mampu menggugah faskes untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi peserta JKN,” tambahnya. (hib/bas)
Editor : Baskoro Septiadi