Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Potret Warga Karanganyar Harus Terobos Banjir untuk Ikut Mencoblos di Pemilu Susulan Demak

Wahib Pribadi • Minggu, 25 Februari 2024 | 18:02 WIB

Meskipun masih banjir, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak tetap antusias menuju TPS untuk ikut pemilu susulan Sabtu (24/2). (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
Meskipun masih banjir, warga Desa Wonorejo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak tetap antusias menuju TPS untuk ikut pemilu susulan Sabtu (24/2). (Wahib Pribadi/Jawa Pos Radar Semarang)
 

RADARSEMARANG.ID, Demak - Pelaksanaan pemungutan suara susulan di 114 tempat pemungutan suara (TPS) yang ada di 10 desa di Kecamatan Karanganyar kemarin berlangsung lancar.

Meski lokasi pemungutan suara berada di lokasi banjir, namun warga tetap bersemangat menggunakan hak pilihnya di TPS terdekat.

Warga sejak pukul 07.00 telah antre di tiap TPS. Ini seperti yang terlihat di 6 TPS yang ada di SDN 1 Desa Wonorejo. Pukul 09.00, TPS makin padat warga yang ikut mencoblos.

Halaman sekolah yang semula banjir berangsur surut. Di sekolah ini, dipasang sejumlah mesin diesel penyedot air.

"Sebelumnya, banjirnya setinggi lutut. Sekarang, saat pencoblosan sudah mulai kering sehingga warga bisa lebih nyaman ke TPS yang ada di SDN 1 Wonorejo ini," ujar Ali Ahmadi, warga setempat.

Menurutnya, lokasi lain di desanya hingga kemarin masih tampak ada sejumlah titik genangan air. Meski begitu, tidak menyurutkan warga berjalan ke TPS dengan menerobos banjir.

Sementara itu, sekitar pukul 10.30, Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana bersama Bupati Demak dr Eisti'anah dan Forkopimda mengunjungi TPS di MTs Nahdaltul Sibyan Desa Wonoketingal, Kecamatan Karanganyar. Gubernur melihat langsung pelaksanaan pemilu susulan di lingkungan sekolah tersebut.

 Baca Juga: Tinjau TPS di SDN 1 Wonorejo Karanganyar, KPU Pastikan Pemilu Susulan di Lokasi Banjir Demak Bisa Terlaksana

"Perlu kita ketahui, pelaksanaan pemilu susulan pada 24 Februari ini karena ada 10 desa yang terdampak banjir. Kebetulan banjir terjadi bersamaan dengan pemungutan suara pada 14 Februari lalu. Lantaran banjir itu, maka KPU memutuskan untuk menunda pemilu dengan diganti pemilu susulan pada hari ini," katanya.

Menurutnya, banjir tidak memungkinkan diadakan coblosan karena lokasi kebanjiran dan warga mengungsi.

"Nah, meskipun diganti dengan pemilu susulan pada hari ini, warga tetap antusias menggunakan hak pilihnya," ujarnya.

Dengan terlaksananya pemungutan suara di 10 desa 114 TPS yang dibagi 68 titik dengan DPT 27.669 tersebut, maka pemilu di Kabupaten Demak bisa dituntaskan.

"Sekali lagi, pengamatan kami di lapangan menunjukkan, meski masyarakat mengungsi dan sebagian kembali ke rumah dan membersihkan rumahmya, mereka tetap semangat dan sabar dalam melaksanakan haknya selaku warga negara yang baik. Ini tentunya berkat kerjasama semua untuk mengajak masyarakat dalam rangka memilih pemimpin baik terkait pilpres, legislatif maupun DPD," kata Nana Sudjana. (hib/ton)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#TPS #BANJIR #Pemungutan Suara Susulan #karanganyar #demak