Sebagai Bupati Demak terpilih dr Eistianah bersama KH Ali Makhsun sebagai wakil bupati terpilih akan menjalankan estafet kepemimpinan sekaligus keberlanjutan pembangunan daerah tersebut. Salah satu wacana yang mengemuka adalah rencana perluasan wilayah perkotaan. Hal ini menjadi tekad dari dr Eistianah.
Menurutnya, pengembangan kawasan Kota Demak akan ditandai dengan kelengkapan fasilitas umum (fasum) selayaknya kota modern. Selain memadai, fasum tersebut juga layak untuk akses publik.“Pengembangan wilayah perkotaan akan kita lakukan,”ujar istri dr Zaki Maardi tersebut kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Jalan-jalan utama akan terhubung satu sama lain, sehingga tercipta kawasan ekonomi baru. Modernisasi kawasan kota ini akan didukung program smart city yang telah dimulai sebelumnya. Meski demikian, untuk mendukung terwujudnya pengembangan kota ini, maka usulan berbagai pihak tetap menjadi perhatian. Dengan demikian, pembangunan yang dihasilkan tetap mendasarkan pada partisipasi masyarakat Kota Wali.
Penataan dan pengembangan kota juga akan dikoneksikan dengan bidang pariwisata. Untuk kawasan terminal wisata Tembiring misalnya, akan ditata sedemikian rupa. Selain disinkronkan dengan tata kota yang direncanakan, juga diselaraskan dengan pengembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Menurutnya, para peziarah sebisanya berlama-lama menikmati Kota Demak. “Di sisi lain, bantuan untuk UMKM akan kita tingkatkan. Dengan begtiu, usaha kecil ini punya modal usaha untuk bertahan hidup,”katanya.
Yang masih menjadi kendala adalah masih lemahnya pemasaran. Produk yang dihasilkan juga masih terbatas. Maka, perlu ada pendampingan dari pemerintah,” ujarnya.
Mneurut dr Eistianah, keberadaan UMKM diharapkan dapat menjadi salah satu sarana memulihkan ekonomi masyarakat yang mengalami turbulensi akibat pandemi Covid-19. Karena itu, lanjut dr Eistianah, pihaknya menargetkan bisa melakukan percepatan penanganan pandemi Covid-19 sekaligus pemulihan ekonomi tersebut. Hal itu juga menjadi prioritas utama yang akan dilakukan di tahun pertama kepemimpinannya nanti. “Penanganan pandemi masih menjadi fokus utama,”tandasnya.
Selain itu, lanjut dia, reformasi birokrasi, keberlanjutan pembangunan infrastruktur jalan, keberlangsungan pendidikan dan kesehatan, tetap menjadi perhatian dalam kepemimpinannya mendatang. (hib/aro)
Editor : Agus AP