RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Iskamdar Zulkarnain memberikan solusi kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar wirausaha yang dijalankan tetap bisa bertahan.
Salah satunya adalah pelaku usaha harus mampu mengelola keuangan usaha dengan baik.
Menurutnya, pelaku usaha harus bisa memisahkan antara keuangan pribadi dan usaha.
Harapannya, pelaku usaha dapat menerima manfaat yang positif dari pengelolaan usaha yang tertib secara administratif tersebut.
"Maka, manajemen keuangan harus dikelola dengan baik sesuai ilmu manajemen yang ada. Uang pribadi dan usaha tidak dicampur jadi satu. Mengingat sebuah perusahaan harus tahu keuntungannya berapa dan modal berapa,"katanya.
Dengan mengetahui keuntungan dan modal usaha tersebut, maka sebuah usaha harus terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam perusahaan tersebut.
"Pelaku usaha juga harus pandai memanfaatkan teknologi informasi. Handphone (HP) jangan hanya untuk ngerumpi sehingga tidak produktif. Karena itu, HP bisa dimanfaatkan untuk berwirausaha," katanya.
Media sosial (medsos) yang dapat dimanfaatkan untuk dunia usaha antara facebook, instagram dan platform lainnya yang familier dalam hubungan masyarakat, utamanya untuk pemasaran.
"Istilah yang tepat adalah pelaku usaha bisa menggunakan aplikasi market place. Tokopedia, shopee dan lainnya,"jelasnya.
Dia menambahkan, pemanfaatan medsos sebagai sarana pemasaran akan memberikan dampak yang positif bagi usaha.
Pemasaran di medsos bisa dilakukan dimana saja. Di rumah, di kantor, di pasar maupun di tempat-tempat lainnya tanpa harus ada dirumah atau di toko tempat berjualan.
Pengiriman barang produksi juga bisa dijalankan dengan memanfaatkan jasa pengiriman yang sudah banyak bertebaran.
"Karenanya, pemasaran offline tetap dijalankan. Sedangkan, pemasaran secara online juga bisa menambah keterampilan dalam memasarkan produk UMKM,"katanya.
Menurutnya, pelaku UMKM yang dapat beradaptasi dengan teknologi informasi terkini yang dapat bertahan dalam usaha. Sebab, wilayah pemasaran bisa lebih luas. (Adv/web/2.291 karakter/hib)
Editor : Agus AP