RADARSEMARANG.ID, PERLINTASAN Sebidang Rel KA perlu waspadai. Pasalnya, masih banyak perlintasan yang tidak berpalang pintu alias tanpa rambu lalu lintas. Termasuk di wilayah Kota Semarang.
Salah satunya di perlintasan kereta api tanpa palang pintu berada di Jalan Purwosari - Tanggungrejo, Gayamsari dan Jalan Cilosari, Semarang Timur. Di perlintasan tersebut hanya menyebrangi sungai Banjir Kanal Timur.
Baca Juga: Waduh! Sungai Banjir Kanal Timur Semarang Penuh, Warga Sekitar BKT Waspada
Guna mengantisipasi kecelakaan, dua petugas dari PT KAI Daop 4 ditugaskan untuk berjaga.
Mereka berjaga secara bergantian selama delapan jam. Sedangkan enam ada petugas khusus yang diperbantukan.
M Alif Akbar, salah satu petugas mengaku, momen lebaran ini ia tidak bisa mudik ke kampung halamannya di Yogyakarta. Sebab, ia ditugaskan untuk menjaga Posko Lebaran dari 5 - 16 April 2024.
"Tidak apa-apa kami berjumpa keluarga saat sudah selesai. Karena kan ini tugas, senang juga membantu banyak orang menyebrang rel," katanya.
Sementara itu, di perlintasan kereta api yang menghubungkan Jembatan Sukarela-Ngablak Genuk terlihat sepasang suami istri tengah berjaga di pos.
Adalah Samuri, 56, warga Bangetayu Kulon ini yang mengaku harus tegas terhadap pengguna jalan saat kereta hendak melintas.
"Biasanya hendak saya tutup palangnya secara manual ini. Tapi masih ada warga yang nekat nyelonong menyebrang," kata pria yang akrab disapa Bagong ini. (fgr/bud)
Editor : Tasropi