RADARSEMARANG.ID, Semarang — Menjelang ramadan 1446 Hijriah, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya lonjakan impor kurma pada Januari 2025.
Volume impor kurma tercatat mencapai 16.430 ton dengan nilai sekitar 20,68 juta dolar Amerika Serikat (AS), yang mengalami kenaikan signifikan sebesar 5.871 ton dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 10.555 ton.
Peningkatan ini mencerminkan persiapan untuk bulan puasa yang diperkirakan dimulai pada awal Maret 2025.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menjelaskan bahwa tren kenaikan impor kurma sudah terlihat sejak Oktober 2024.
“Impor kurma menunjukkan kenaikan beberapa bulan terakhir seiring dengan persiapan menjelang Ramadan dan Lebaran,” ujar Kepala BPS Amalia Widyasanti dalam konferensi pers.
Impor kurma pada Januari 2025 didominasi oleh Mesir yang mengirimkan 10.150 ton, atau 61,80 persen dari total impor, diikuti Arab Saudi dengan 1.880 ton (11,42 persen) dan Uni Emirat Arab dengan 1.760 ton (10,71 persen).
Selain kurma, BPS juga mencatat peningkatan impor beberapa komoditas pangan menjelang ramadan.
Impor gula tercatat 208.800 ton, meskipun nilainya turun 42,39 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Impor daging sapi tercatat 18.200 ton, turun 39,62 persen, sementara impor gandum mencapai 728.000 ton dengan nilai 208,4 juta dolar AS, meskipun volume mengalami penurunan 34,77 persen.
Manfaat Kurma untuk Kesehatan Saat Berbuka Puasa:
kurma kaya akan kalori, lemak, karbohidrat, protein, serat, vitamin B6, dan mineral seperti zat besi, magnesium, dan potasium, yang baik untuk tubuh.
Kandungan gula yang tinggi memberikan rasa manis pada kurma, namun, konsumsi dalam jumlah sedang tidak meningkatkan kadar gula darah secara berlebihan, bahkan bagi penderita diabetes.
Menurut studi dalam Nutrition Journal, kurma memiliki indeks glikemik rendah, sehingga aman dikonsumsi tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang signifikan.
Kurma adalah pilihan terbaik untuk berbuka puasa karena mengandung serat, gula alami, serta elektrolit yang membantu mengembalikan energi dengan cepat.
Dipadukan dengan air putih, kombinasi ini dapat menghidrasi tubuh tanpa tambahan kalori berlebih.
Ada beberapa variasi kurma yang bisa Anda pilih, seperti kurma sukari, kurma ajwa, atau kurma medjool.
Masing-masing buah kurma memiliki keunikannya sendiri dengan manfaat yang tidak jauh berbeda.
Untuk mendapatkan manfaat buah kurma, Anda bisa menikmatinya langsung, dikombinasikan dengan madu, atau dijadikan minuman, seperti sari kurma, susu kurma dan air nabeez.
Beragam Manfaat Buah Kurma
Di dalam 4 buah kurma, terkandung sekitar 300 kalori.
Buah ini juga menyimpan protein, karbohidrat, serat, vitamin A, vitamin B6, vitamin K, asam folat, zat besi, seng, mangan, serta beragam jenis antioksidan, seperti lutein dan flavonoid.
Berkat kandungan gizinya yang cukup melimpah, ada banyak manfaat dari buah kurma yang sayang untuk dilewatkan, yaitu:
1. Meningkatkan energi
Konsumsi kurma bisa meningkatkan energi dengan cepat.
Ini karena kurma merupakan sumber fruktosa alami yang cepat diserap oleh tubuh, sehingga bisa memberikan dorongan energi bagi tubuh.
Ini sangat bermanfaat untuk mengatasi kelelahan atau ketika tubuh membutuhkan energi instan, seperti setelah berolahraga.
2. Mendukung kesehatan sistem pencernaan
Buah kurma merupakan salah satu jenis buah yang memiliki banyak serat dan karbohidrat kompleks.
Dengan kandungan serat yang tinggi, manfaat buah kurma bisa untuk melancarkan pencernaan serta mengatasi dan mencegah sembelit.
Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa buah kurma bermanfaat untuk menjaga keseimbangan jumlah bakteri baik (probiotik) di dalam usus, sehingga kesehatan saluran cerna bisa tetap terjaga dan terhindar dari berbagai penyakit.
3. Mengontrol kadar gula darah
Meski rasanya manis dan mengandung gula yang cukup tinggi, buah kurma ternyata aman dikonsumsi bagi penderita diabetes.
Ini karena buah kurma memiliki indeks glikemik yang tergolong rendah, sehingga tidak membuat kadar gula darah cepat melonjak.
Bahkan, berkat kandungan antioksidan di dalamnya, buah kurma dapat mengontrol gula darah dan mencegah terjadinya resistensi insulin.
Namun, agar lebih aman dan sehat, Anda dianjurkan untuk membatasi konsumsi gula atau makanan dan minuman yang manis saat mengonsumsi buah kurma.
4. Mengontrol tekanan darah
Salah satu manfaat buah kurma yang juga tidak kalah penting adalah mengontrol tekanan darah.
Ini karena buah kurma mengandung banyak kalium, serat, dan antioksidan yang berperan dalam menjaga tekanan darah tetap normal.
Selain itu, buah kurma juga rendah natrium atau garam sehingga cocok untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita hipertensi.
5. Menjaga kesehatan ibu hamil
Buah kurma juga baik untuk kesehatan ibu hamil dan janin yang dikandungnya.
Ini karena kurma banyak mengandung nutrisi yang penting untuk kesehatan tubuh ibu hamil, seperti vitamin, mineral, serat, protein, karbohidrat, dan antioksidan.
Buah kurma juga baik untuk menambah energi, sehingga ibu hamil tidak mudah merasa lelah.
Beberapa penelitian pun telah membuktikan bahwa rutin mengonsumsi kurma setiap hari menjelang persalinan bisa mempercepat proses persalinan normal.
6. Mendukung tumbuh kembang janin
Makan kurma saat hamil tidak hanya bermanfaat untuk ibu, tetapi juga janin.
Dengan tercukupinya asupan nutrisi selama kehamilan dari konsumsi kurma, janin bisa terhindar dari beragam masalah kesehatan, seperti cacat bawaan lahir, kelahiran prematur, atau terlahir dengan berat badan lahir rendah.
7. Mendukung kekuatan dan kesehatan tulang
Manfaat buah kurma untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang dari kandungan fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium.
Dengan tercukupinya nutrisi tersebut, Anda bisa terhindar dari osteoporosis.
8. Menjaga kesehatan mata
Kurma kaya akan antioksidan yang dapat melindungi sel-sel mata dari kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.
Kerusakan oksidatif ini berkontribusi pada penyakit, seperti katarak dan degenerasi makula terkait usia (AMD).
9. Mencegah anemia
Kurma mengandung zat besi, yang merupakan komponen utama dalam pembentukan sel darah merah.
Dengan konsumsi zat besi, tubuh dapat memproduksi sel darah merah dan hemoglobin dengan cukup, sehingga mampu mencegah anemia.
Selain itu, kandungan vitamin B6 dan seng pada kurma dapat mengoptimalkan fungsi hemoglobin dalam tubuh.
10. Mencegah pertumbuhan sel kanker
Buah kurma mengandung banyak antioksidan alami, seperti fenolik dan flavonoid. Kandungan ini memiliki peran penting dalam mencegah pertumbuhan sel kanker.
Penelitian menunjukkan bahwa buah kurma dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, seperti kanker usus besar, paru-paru, dan pankreas.
Meski begitu, manfaat buah kurma ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.
Untuk memperoleh manfaat buah kurma secara maksimal, Anda disarankan untuk mengonsumsi buah ini secukupnya, yakni 4 buah per hari. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi