RADARSEMARANG.ID – Kabar baik kembali datang bagi para pencari kerja di Indonesia, khususnya lulusan perguruan tinggi dan tenaga profesional dari berbagai latar belakang pendidikan.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2025 dengan jumlah formasi yang sangat besar, yakni mencapai 32.000 posisi.
Pembukaan rekrutmen ini menjadi salah satu yang terbesar di tahun 2025 dan tertuang dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 1203 Tahun 2025.
Informasi resmi disampaikan melalui kanal komunikasi resmi Badan Gizi Nasional dan portal SSCASN milik BKN.
Program ini dirancang sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat program pemenuhan gizi nasional, terutama untuk mendukung pelayanan gizi di berbagai wilayah Indonesia, dari wilayah perkotaan hingga daerah terluar.
Formasi Terbanyak Didominasi Jalur Khusus
Dari total 32.000 formasi PPPK BGN 2025, sebanyak 31.250 formasi dialokasikan untuk jalur formasi khusus.
Posisi yang dibuka adalah Penata Layanan Operasional, dan menariknya formasi ini terbuka untuk lulusan S1 dan D-IV dari semua jurusan.
Syarat utama bagi pelamar formasi khusus adalah berstatus Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia yang dibuktikan melalui sertifikat manajerial atau surat keterangan aktif bekerja di lingkungan BGN.
Sementara itu, sebanyak 750 formasi lainnya dibuka melalui jalur formasi umum yang ditujukan untuk pelamar dari latar belakang spesifik, seperti Gizi dan Akuntansi.
Formasi umum meliputi:
Penata Layanan Operasional (600 formasi)
S1 Ilmu Gizi atau D-IV Gizi dan Dietetika: 300 formasi
S1 Akuntansi atau D-IV Akuntansi: 300 formasi
Pengelola Layanan Operasional (150 formasi)
D-III Gizi dan D-III Akuntansi
Pelamar formasi umum diwajibkan memiliki pengalaman kerja yang relevan dan dibuktikan dengan SK Penempatan dari Kepala Badan Gizi Nasional.
Penempatan Kerja Menjangkau Seluruh Indonesia
PPPK BGN 2025 membuka peluang penempatan kerja di hampir seluruh provinsi Indonesia yang terbagi ke dalam tiga wilayah direktorat.
Wilayah I meliputi Sumatera dan sekitarnya, Wilayah II meliputi Pulau Jawa dan Jakarta, sementara Wilayah III mencakup Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku hingga Papua.
Peserta diwajibkan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia tanpa mengajukan pindah selama masa kontrak kerja berlangsung.
Syarat Umum Pelamar PPPK BGN 2025
Pelamar wajib memenuhi berbagai persyaratan, antara lain:
WNI, usia 20–50 tahun
Tidak pernah dipidana
Tidak berstatus sebagai CPNS/PNS/PPPK aktif
Tidak terlibat partai politik
Sehat jasmani dan rohani
Bebas narkoba
Memiliki SKCK yang masih berlaku
Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai jabatan
Selain itu, pelamar juga wajib memiliki rekam jejak digital yang bersih dari penyebaran hoaks, radikalisme, dan konten terlarang.
Cara Daftar PPPK Badan Gizi Nasional 2025
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Membuat Akun SSCASN 2026: Tutorial Resmi, Anti Gagal dan Mudah Dipahami Pemula
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN di:
sscasn.bkn.go.id
Langkah pendaftaran meliputi:
Membuat akun SSCASN
Mengisi biodata
Memilih formasi dan lokasi
Mengunggah dokumen
Mencetak kartu peserta
Jadwal Lengkap Seleksi PPPK BGN 2025
Tahapan seleksi meliputi:
Pendaftaran: 5–10 Desember 2025
Pengumuman Administrasi: 11 Desember 2025
Masa Sanggah: 12–13 Desember 2025
CAT: 16–29 Desember 2025
Pengumuman Kelulusan: 4–5 Januari 2026
Sistem Kelulusan Transparan
Proses seleksi menggunakan sistem CAT BKN yang transparan dan bebas pungutan liar. BGN menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi gratis dan peserta diminta waspada terhadap calo.
Rekrutmen PPPK BGN 2025 menjadi kesempatan besar bagi lulusan berbagai jurusan untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan dan gizi nasional.
Dengan kuota formasi yang sangat besar, peluang lolos terbuka lebar bagi pelamar yang memenuhi persyaratan.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi