RADARSEMARANG.ID – Babak Top 5 Show D Academy 7 yang digelar pada Selasa malam, 2 Desember 2025, menyajikan tontonan spektakuler yang membuat para penonton setia Indosiar sulit memalingkan pandangan dari panggung.
Ajang pencarian bakat terbesar untuk penyanyi dangdut berbakat ini kembali menghadirkan persaingan yang semakin ketat, semakin emosional, dan semakin tidak terprediksi hasil akhirnya.
Setelah kepergian Mutia dari Bone Bolango pada babak Top 6, kini tersisa lima peserta terbaik yang siap memberikan penampilan paling matang mereka.
Kelima peserta tersebut adalah:
April – Cirebon, Jawa Barat
Mila – Bogor, Jawa Barat
Arbil – Asahan
Tasya – Tangerang Selatan
Valen – Pamekasan
Kelima finalis ini tampil dalam satu malam penuh, tanpa jeda babak terpisah, sehingga tensi kompetisi jauh lebih terasa.
Tema penampilan Top 5 Show malam itu adalah “All by Myself”, tantangan yang mengharuskan setiap peserta mengulik lagu, menciptakan improvisasi, dan membangun cengkok khas mereka tanpa bantuan D’Coach.
Ini menjadi momen pembuktian sejati: siapa yang benar-benar matang sebagai calon bintang dangdut Indonesia.
Dewan juri yang bertugas memberikan penilaian sekaligus kritik konstruktif adalah tiga sosok yang dikenal tegas namun penuh empati, yakni Soimah, Dewi Perssik, dan Wika Salim.
Penampilan pertama dari April yang membawakan lagu “Ilalang” milik Machica Mochtar langsung membuat suasana panas.
Ia berhasil menghentak panggung D Academy 7 dengan tiga standing ovation sekaligus.
Soimah memuji keberanian April yang mampu menuntaskan tantangan tema tanpa ragu. Ia hanya memberi catatan kecil pada bagian coda agar diperpanjang untuk memberi sentuhan klimaks yang lebih kuat.
Dewi Perssik kagum dengan kreativitas April yang mampu membentuk karakter lagunya sendiri. Ia menilai April tampil sangat menjiwai dan tahu bagaimana memperlakukan lagu agar hidup.
Sementara Wika Salim menegaskan bahwa April tampil dengan jiwa yang utuh, dari “ujung rambut sampai ujung kaki”.
Mila tampil sebagai peserta kedua dengan membawakan lagu “Gundah” dari Yunita Ababiel. Sama seperti April, Mila juga diganjar tiga standing ovation tanpa ragu.
Menurut Soimah, kepercayaan diri Mila menjadi senjata paling memikat. Dewi Perssik mengaku tidak memiliki catatan apa pun, menyebut Mila tampil sangat cerdas mengolah momen.
Wika pun mendukung pendapat tersebut dengan mengatakan bahwa Mila bertanggung jawab penuh atas tantangan yang diberikan.
Valen tampil sebagai peserta ketiga dengan lagu legendaris “Kerudung Putih” dari Rhoma Irama. Penampilannya dianggap sebagai salah satu yang paling menyentuh malam itu.
Soimah bahkan mengatakan bahwa Valen berhasil “mengoyak hati”-nya karena interpretasi lagu yang begitu kuat.
Dewi Perssik merasakan hal serupa—ada kedalaman emosi yang autentik. Sementara Wika menilai versi yang dibawakan Valen sebagai versi terbaik yang pernah ia dengar di panggung kompetisi tersebut.
Peserta berikutnya adalah Arbil yang membawakan lagu “Gadis Malaysia”. Dan seperti tiga peserta sebelumnya, ia juga mendapatkan standing ovation dari seluruh juri.
Soimah memberi nasihat agar Arbil tidak terbebani oleh penilaian peserta lain dan fokus pada peningkatan dirinya. Dewi Perssik memuji Arbil karena berhasil menghilangkan rasa cemas dan tampil lebih matang.
Sebagai penampilan terakhir, Tasya naik panggung dengan lagu “Tirani” dari Lesti Kejora. Penampilannya menjadi puncak emosional malam itu. Ia juga menerima standing ovation sempurna dari ketiga juri.
Wika dan Dewi sepakat bahwa Tasya sukses “mencabik-cabik” perasaan mereka. Soimah memuji kontrol vokalnya, meski memberi sedikit masukan untuk menambahkan cengkok agar semakin khas.
Hasil Sementara Perolehan Virtual Gift Top 5 Show
Setelah seluruh peserta tampil, giliran para host mengumumkan hasil sementara virtual gift. Seperti biasanya, peserta dengan perolehan virtual gift tertinggi berhak lolos otomatis ke babak selanjutnya.
Berikut urutan perolehan sementara Top 5 Show:
Arbil – Asahan
April – Cirebon
Mila – Bogor
Valen – Pamekasan
Tasya – Tangerang Selatan
Hasil ini masih bersifat sementara dan bisa berubah pada babak result. Namun, tren dukungan pemirsa tampaknya menunjukkan bahwa pertarungan menuju Top 4 akan semakin dramatis.
Malam Top 5 Show D Academy 7 menjadi momentum yang menunjukkan bahwa kompetisi ini tidak lagi hanya soal suara, tetapi tentang karakter, penguasaan panggung, kreativitas, dan konsistensi.
Dengan tema “All by Myself”, kelima peserta dipaksa keluar dari zona nyaman dan membuktikan bahwa mereka bukan sekadar penyanyi, tetapi calon ikon dangdut masa depan.
Standing ovation yang diberikan lima kali berturut-turut menjadi bukti bahwa kualitas mereka sudah berada di level yang sangat tinggi.
Dengan persaingan yang makin sengit, siapa pun dapat tereliminasi jika tidak mampu menjaga performa.
Babak berikutnya akan menjadi penentu siapa yang benar-benar siap melangkah menuju panggung yang lebih besar.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi