Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Meriahkan HUT Partai Nasdem Jateng, Gelar Wayang Kulit, Satukan Dua Dalang, Dua Langgam

Ida Nor Layla • Senin, 3 November 2025 | 23:15 WIB
ULANG TAHUN : Puncak HUT ke-14 Partai NasDem DPW Jateng dimeriahkan pergelaran wayang
ULANG TAHUN : Puncak HUT ke-14 Partai NasDem DPW Jateng dimeriahkan pergelaran wayang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah (Jateng) menyelenggarakan puncak perayaan budaya sarat makna dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-14 Partai NasDem.

Dengan menggelar wayang kulit mengambil lakon 'Wisanggeni Kridha' di Alun-Alun Manunggal, Gombong, Kebumen, pada Sabtu malam 1 November 2025.

Pertunjukan semalam suntuk itu mempetemukan dua dalang kondang dari dua daerah, Ki Amar Pradopo dari Surakarta dan Ki Eko Suwaryo dari Kebumen dalam satu kelir.

Hadir dalam acara itu, Ketua DPW Jateng Lestari Moerdijat dan jajarannya serta unsur pimpinan DPD NasDem Jateng dan sejumlah anggota DPR dan DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota Nasdem.

Selain itu antara lain juga hadir Wakil Ketua Dewan Pertimbangan DPP NasDem HM Prasetyo dan dua anggota Saur Hutabarat dan Elman Saragih. Hadir pula Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani dan wakilnya Zaeni Miftah.

Meski sempat diwarnai hujan, tidak menyurutkan minat masyarakat Gombong dan sekitarnya datang menonton.

Kolaborasi dua dalang dengan gaya yang berbeda menarik warga bebondong-bondong memenuhi alun-alun.

Rerie, panggilan Lestari Moerdijat, mengatakan pergelaran ini bukan sekadar hiburan tetapi menjadi simbol kesatuan dalam keberagaman.

"Bagaimana perbedaan langgam dan gaya dapat berpadu dalam harmoni untuk membangun arah perubahan, sebagaimana semangat Partai NasDem sejak berdiri," ujarnya.

Lebih lanjut Rerie, yang juga menjabat Wakil ketua MPR, mengatakan NasDem memandang bahwa politik bukan hanya soal kekuasaan tetapi tentang kebudayaan dan peradaban.

DPW NasDem Jateng ingin menegaskan bahwa perubahan sejati lahir dari penghargaan terhadap akar budaya sendiri.

Terkait dengan dipilihnya Lakon 'Wisanggeni Kridha', kata Rerie, Wisanggeni melambangkan semangat muda, keteguhan nurani, dan keberanian melawan ketidakadilan.

"Nilai ini sejalan dengan visi Partai NasDem untuk konsisten membawa arus perubahan menuju politik yang bersih, berdaulat, dan berkeadilan."

Pada kesempatan itu Rerie juga mengajak seluruh kader dan masyarakat untuk terus menjaga semangat perubahan tanpa meninggalkan akar budaya bangsa.

Sementara itu Koordinator Pemenangan Pemilu Jawa Tengah yang juga anggota DPR NasDem dari Dapil 8 Sugeng Suparwoto menyatakan bahwa Wisanggeni adalah simbol api perubahan yang tidak padam.

"Itulah semangat NasDem, dari pusat hingga daerah. Konsisten menyalakan cahaya perubahan untuk Indonesia yang lebih adil dan berkemajuan,” tukasnya.

Sugeng menegaskan, NasDem terus memperkuat perannya sebagai partai gerakan perubahan yang berpijak pada nilai-nilai kebangsaan dan kebudayaan.

Pada bagian lain, Ki Amar dan Ki Eko mengapresiasi langkah NasDem JawaTengah yang mengolaborasikan dua gagrak wayang yang berbeda.

"Kami berharap kolaborasi bukan malam ini saja tapi juga pada kesempatan-kesempatan mendatang," kata Amar, putra (alm) dalang kondang Ki Warsena Slenk. (*/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#gelaran wayang kulit #nasdem #Kebumen