RADARSEMARANG.ID - Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI membantah isu yang beredar di tanah air yang menyebutkan pesulap asal Tegal, Limbad, di tahan otoritas imigrasi Arab Saudi, saat sang pesulap melakukan ibadah umrah.
Bantahan di tahannnya Limbad itu di ungkapkan Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha yang mengaku pihaknya telah mendapat informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, tidak adanya informasi penahanan Limbad.
"KJRI Jeddah tidak menerima pengaduan atau laporan dari otoritas Saudi terkait kasus ini," ungkap Judha Nugraha.
Jika ada kasus Warga Negara Indonesia (WNI) yang di tahan di sebuah negara, tambah Judha Nugraha, biasanya ada pemberitahuan dari otoritas setempat kepada Kedutaan Besar ataupun Konsulat.
"Jika seorang WNI ditahan dan berproses secara hukum, otoritas Saudi akan memberikan notifikasi kekonsuleran," jelas Judha.
Penampilan Limbad yang eksentrik dan seram, sempat mendapat perhatian serius otoritas imigrasi Arab Saudi, saat pesulap yang terkenal dengan atraksinya yang ekstrem itu, mendarat di Jeddah untuk melaksanakan ibadah Umroh.
Isu di tahannya Limbad pertama kali di hembuskan komika, Abdur Arsyad dan Arie Keriting saat melakukan podcast dengan Praz Teguh.
Dalam podcast itu, Abdur Arsyad yang sempat beribadah umroh dengan Limbad menceritakan pengalamannya ketika memasuki wilayah Jeddah sempat tertahan saat menjalani pemeriksaan dokumen.
Petugas imigrasi Jeddah yang melihat penampilan Limbad di katakannya sempat terkejut, apalagi Limbad yang saat itu mengenakan jubah lengkap berwarna gelap, dengan rambut panjangnya.
Limbad tak berkata apa-apa, hanya sesekali tersenyum menunjukkan gigi taringnya membuat petugas imigrasi sempat waspada.
"Katanya di sana, 'sayton', 'sayton,'" tutur Abdur sembari menirukan ucapan petugas imigrasi Arab Saudi saat memeriksa Limbad.
Master Limbad memiliki nama asli Salim, dia mengawali karirnya sebagai pesulap pada tahun 1999.
Namanya melejit, setelah di nobatkan sebagai pesulap master dalam sebuah acara The Master yang di tayangkan RCTI.
Limbad selalu tampil dengan ciri khas baju hitam dan tak pernah berkata sedikitpun dalam setiap aksinya.
Sebagai pesulap, Limbad menganut aliran faqir magic yaitu sebuah aliran sulap yang konsisten menampilkan atraksi berbahaya dan memancing ketegangan penontonnya.
Aliran sulap yang di anut Master Limbad ini terinspirasi dari Criss Angel yang tampil di show televisi dengan judul acara Criss Angel Mindfreak.
Baca Juga: Penyebab Dana BSU 2025 Belum Cair Meski Lolos Verifikasi? Ini Penjelasan Resmi Kemnaker
Beberapa atraksi mendebarkan hingga memecahkan rekor pernah di torehkan Limbad selama karirnya sebagai pesulap.
Di antaranya dia berhasil memecahkan rekor atas namanya sendiri, berdiri selama 20 jam di atas menara yang memiliki ketinggian 20 meter. Rekor ini di catat oleh Indonesia Book of Records pada tanggal 24 Agustus 2009.
Pada saat menyambut pelaksanaan Piala Dunia 2010, Limbad membuat rekor bertahan di dalam aquarium selama 24 jam.
Rekor ektrem lainnya adalah saat Limbad dikubur hidup-hidup dengan semen selama 12 jam untuk menyambut tahun baru 2012.
Selain di kenal sebagai pesulap, Limbad melebarkan sayap di dunia akting dengan membintangi beberapa film layar lebar di antaranya Maling Kutang, The Mentalist, dan Tak Kemal Maka Tak Sayang.
Limbad juga sempat menjadi produser dan sutradara untuk beberapa film seperti film berjudul Ajian Maut dan Cek Kodam. (sls)
Editor : Baskoro Septiadi