RADARSEMARANG.ID – Pemerintah akan segera menyalurkan bantuan sosial atau bansos kepada Masyarakat yang membutuhkan dan terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Dari data Kementerian Sosial (Kemensos) untuk realisasi penyalurannya telah mencapai 70 persen. Dan diprediksi akan rampung pada pekan depan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan bahwa penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap kedua akan rampung pada pekan depan.
“PKH maupun untuk bansos, sudah di atas hampir 70 persen lah Insya Allah,” ujarnya.
Untuk penyalurannya sendiri, akan disalurkan secara bertahap dan melalui proses verifikasi dan pemadanan data secara ketat.
Salah satu tantangan utama adalah pemadanan data terkini menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Ya ada proses (pendataan). Hari ini, tadi pagi-pagi itu saya (cek) sudah lebih dari 60 persen (bansos tersalur),” katanya.
Saat ini pihak Kemensos, sedang berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memastikan data penerima bansos benar-benar valid.
“Kalau kendala sih nggak (terlalu), kita ngikut data aja. Kendalanya itu data aja,Jadi sebelum salur, koordinasi dengan BPS untuk memastikan data. Setelah clear dengan BPS kita, terus kita (validasi dengan) BPKP lagi," lanjutnya.
Saat ini sebanyak 16,5 juta penerima telah terverifikasi dari lebih dari 20 juta calon penerima bansos, sebanyak 16,5 juta telah dinyatakan valid berdasarkan DTSEN.
Lebih lanjut, data ini kemudian akan di verifikasi ulang oleh BPKP sebelum melakukan pencairan.
Di tahap 2 ini Kemensos telah cair untuk triwulan kedua tahun 2025 kepada 16,5 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dengan total anggaran Rp 10 triliun.
Penyaluran ini dimulai sejak Rabu, 28 Mei 2025, dan dilakukan berdasarkan data valid dari DTSEN.
Cara cek status pencairan bansos 2025 tahap 2
Baca Juga: Segini Nominal Bantuan Sosial yang Diberikan Untuk Masyarakat, Sudahkah Sesuai ?
Meskipun penyaluran bansos tahap kedua mengacu pada DTSEN, proses pengecekan status pencairan bansos tetap dilakukan melalui laman resmi cek bansos Kemensos, https://cekbansos.kemensos.go.id.
KPM bisa melakukan cek status pencairan bansos 2025 tahap 2 secara online lewat cek bansos Kemensos.
Berikut caranya:
Baca Juga: Ini Alasannya Kenapa Tidak Mendapatkan Bantuan Subsidi Upah BPJS Ketenagakerjaan
Buka browser, akses laman https://cekbansos.kemensos.go.id
Masukkan informasi wilayah terdiri dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa Ketikkan nama lengkap sesuai KTP
Masukkan kode huruf verifikasi yang tertera
Klik tombol "CARI DATA".
Data yang terdaftar sebagai penerima bansos 2025, maka sistem akan menampilkan informasi status bantuan.
Jika dalam hasil pencarian muncul keterangan "YA" di kolom PKH/BPNT serta tulisan "APR-JUN 2025", maka artinya bansos sudah disetujui untuk dicairkan pada periode tersebut.(dka)
Editor : Baskoro Septiadi