Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ini Dia Profil PT Gag Nikel, Satu-Satunya Perusahaan Tambang yang Masih Beroperasi Di Raja Ampat

Alwi Al Affan • Rabu, 11 Juni 2025 | 16:54 WIB
Foto di laman website Pt Gag Nikel
Foto di laman website Pt Gag Nikel

RADARSEMRANG.ID- Tambang nikel di Raja Ampat, PT Gag Nikel, adalah anak perusahaan PT Antam.

Menurut informasi dari situs resmi perusahaan, PT. Gag Nikel merupakan entitas penambangan nikel yang berdiri di Indonesia, berlokasi di Antam Office Building Tower B, Lantai MZ, Jalan TB. Simatupang No. 1, Jakarta Selatan 12530.

PT Gag Nikel memegang Kontrak Karya Generasi VII No. B53 / Pres / I / 1998 yang ditandatangani oleh Presiden Republik Indonesia pada tanggal 19 Januari 1998.

Pada awalnya, kepemilikan mayoritas saham PT Gag Nikel dikuasai oleh Asia Pacific Nickel Pty. Ltd. (APN Pty. Ltd) dengan porsi 75 persen, sedangkan PT. Antam Tbk. memperoleh 25 persen.

Namun, sejak tahun 2008, PT. Antam Tbk. telah berhasil mengambil alih seluruh saham PT. Asia Pacific Nickel Pty. Ltd, sehingga dari tahun 2008, PT. Gag Nickel sepenuhnya berada di bawah kendali PT. Antam Tbk.

PT Gag Nikel berfokus pada bisnis pertambangan nikel di Pulau Gag, Papua Barat.

Dewan Komisaris PT Gag Nikel

Presiden Komisaris : Hermansyah

Komisaris : Lana Saria

Komisaris : Ahmad Fahrur Rozai

Komisaris : Saptono Adji

Plt Presiden Direktur (Direktur Operasi) : Arya Arditya Kurnia

Direktur Keuangan, Manajemen Resiko, dan SDM : Aji Priyo Anggoro

Bahlil, yang menjabat sebagai menteri ESDM RI, menyatakan bahwa kegiatan penambangan nikel di Raja Ampat adalah milik PT Gag Nikel, anak perusahaan PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Dikatakan Bahlil, "Terdapat beberapa IUP di Raja Ampat. Mungkin ada sekitar lima (IUP) berdasarkan laporan yang saya terima dari Dirjen (Minerba). Namun, yang saat ini beroperasi hanyalah satu, yaitu PT Gag Nikel yang dimiliki oleh Antam, BUMN," saat berbicara di Kementerian ESDM, Jakarta pada Kamis (5/6/2025).

Bahlil menjelaskan bahwa IUP yang dimiliki PT Gag Nikel pertama kali diberikan pada tahun 2017 dan operasi pertambangan dimulai setahun setelahnya.

Dia juga menegaskan bahwa PT Gag Nikel telah memperoleh dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

 

Editor : Baskoro Septiadi
#PT Gag Nikel #pt antam #Tambang Nikel