Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ini Penjelasan Dedi Mulyadi, Setelah Video Marahnya Kepada Suporter Persikas Viral di Media Sosial

Sulistiono • Jumat, 30 Mei 2025 | 17:13 WIB
Tangkapan video saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi marah-marah kepada suporter Persikas Subang dalam acara yang di hadirinya. (IG Dedi Mulyadi)
Tangkapan video saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi marah-marah kepada suporter Persikas Subang dalam acara yang di hadirinya. (IG Dedi Mulyadi)

RADARSEMARANG.ID, Viral di media sosial, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi marah kepada sekelompok suporter sepak bola Persikas Subang, dalam sebuah acara di kabupaten Subang yang hadiri oleh mantan Bupati Purwakarta itu. 

Dalam video berdurasi kurang lebih satu menit itu awalnya Dedi Mulyadi tengah berbincang di atas panggung dengan seorang ibu dan anaknya, yang hendak bantuan dari Gubernur Jawa Barat itu. 

Di tengah dialog antara Dedi Mulyadi dengan sang ibu, beberapa orang suporter Persikas Subang yang berada di antara warga yang ada di depan panggung, meneriakan kata-kata dan yel-yel laiknya suporter sepa bola yang tengah mendemo manajemen klub. 

Teriakan dari suporter Persikas itu awalnya tidak terlalu di gubris oleh Dedi Mulyadi, namun lama kelamaan teriakan semakin kencang, hingga membuat Gubernur Jawa Barat itu menghentikan dialognya dengan warga. 

Emosi Dedi Mulyadi langsung meledak di atas panggung, dengan nada tinggi, Dedi Mulyadi menunjuk-nunjuk sekelompok suporter Persikas yang hadir dalam acara itu sebagai orang-orang yang tidak memiliki adab. 

Ini bukan forum Persikas ini forum saya, turunkan spanduknya, turunkan," teriak Dedi dengan nada keras di atas panggung. 

Kalimat keraspun di lontarkan Dedi Mulyadi kepada  suporter Persikas itu.

"Ini bukan forum Persikas, ini forum saya dengan rakyat mikir kamu. Punya otak kamu, ini penderitaan rakyat bukan urusan Persikas," kata sang kepala daerah.

Bahkan Gubernur Jawa Barat itu juga memberi ancaman kepada sekelompok suporter Persikas Subang itu. 

"Kalau kamu pelajar,saya akan cari dan temukan sekolah kamu di mana, kalau kamu mahasiswa saya akan temukan kampus kamu!" ancam Dedi Mulyadi. 

Menanggapi video marahnya kepada sekelompok suporter Persikas Subang saat acara Nganjang di kabupaten Subang itu, Gubernur Jawa Barat mengaku tak mempedulikan jika aksinya itu membuat dirinya di cap sebagai gubernur pemarah. 

Dedi Mulyadi mengatakan peristiwa ini menjadi pelajaran penting. Sikapnya itu sebagai bentuk mendidik masyarakat agar lebih beradab khususnya terhadap orang lain. 

"Bagi saya itu tidak penting tapi mendidik rakyat jauh lebih penting dibanding popularitas dan elektabilitas," ucap Dedi Mulyadi.

Dia menambahkan amarahnya meledak kepada orang yang di nilainya tidak memiliki adab. 

"Saya malam itu marah karena ada sekelompok orang yang tidak memiliki adab," ujar Dedi dalam video yang diunggahnya di Instagram @dedimulyadi71.

Dedi menceritakan saat itu air matanya jatuh karena rasa empati pada derita seorang ibu yang memiliki empat anak dan membiayai mereka hanya dengan memungut botol-botol bekas tetapi anaknya tumbuh bisa tumbuh dengan baik, suaminya menikah lagi dengan orang lain, namun suasana itu terganggu karena teriakan suporter Persikas untuk menyelamatkan Persikas.

"Tentunya sikap ini adalah sikap yang tidak beradab yang menempatkan sebuah masalah tidak pada tempatnya dan yang paling penting adalah bahwa hilangnya nalar rasa, hilangnya hati, dan hilangnya cinta pada orang yang terlalu mengedepankan ego untuk membela klubnya tapi mengabaikan fakta derita yang dihadapi warga," cuit Dedi Mulyadi di akun media sosialnya. (sls)

Editor : Tasropi
#penjelasan #Persikas Subang #gubernur jawa barat dedi mulyadi #Dedi Mulyadi marah-marah #dedi mulaydi #suporter sepak bola #adab