Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Klarifikasi Pemerintah terkait Pemasangan Stairlift di Candi Borobudur untuk Kunjungan Prabowo dan Macron, Tuai Kontroversi

Cheyla Devya Arnellita Dewi • Selasa, 27 Mei 2025 | 15:24 WIB
Klarifikasi pemerintah terkait pemasangan stairlift di Candi Borobudur
Klarifikasi pemerintah terkait pemasangan stairlift di Candi Borobudur

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan pemasangan stairlift di Candi Borobudur.

Hal itu menjadi bagian dari penyambutan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang akan didampingi oleh Presiden RI Prabowo Subianto, pada tanggal 28 atau 29 Mei nanti.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi, menjelaskan bahwa pemasangan stairlift bertujuan untuk mempermudah akses kedua kepala negara ke tingkat atas candi.

"Presiden Prancis tentu dalam kunjungan kenegaraan waktunya terbatas. Bukan kayak kita kalau libur ke Borobudur seharian di situ. Waktunya ketat, waktunya terbatas, sehingga juga disiapkan fasilitas untuk memudahkannya agar bisa menapaki setiap tingkat yang ada di Borobudur," ujarnya (26/5).

Hasan menegaskan bahwa pemasangan stairlift ini bersifat sementara dan tidak merusak struktur candi.

"Jadi hanya ditaruh, didudukkan, ditaruh saja. Jadi nanti ketika misalnya itu selesai, itu bisa dibongkar dengan mudah," tambahnya.

Pemasangan stairlift ini juga menjadi salah satu alasan penutupan akses ke zona l atau pelataran Candi Borobudur.

Penutupan ini dilakukan guna memastikan proses pemasangan berjalan lancar dan aman.

Rencana pemasangan stairlift di Candi Borobudur memicu beragam reaksi dari masyarakat di media sosial.

Beberapa netizen menyambut positif langkah pemerintah yang dianggap memudahkan akses bagi tamu negara.

Sementara yang lain menyuarakan kekhawatiran terhadap dampaknya terhadap situs bersejarah tersebut.

Salah satu pengguna media sosial menulis, "Kalau untuk tamu negara sih oke, asal jangan sampai merusak candi."

Ada pula yang berkomentar, "Semoga pemasangan stairlift ini benar-benar tidak permanen dan tidak mengganggu struktur candi."

Namun, ada pula yang mempertanyakan prioritas pemerintah.

"Kenapa baru sekarang dipikirkan aksebilitasnya? Bagaimana dengan wisatawan difabel selama ini?" ujarnya.

Pemerintah menegaskan bahwa semua prosedur telah melewati kajian matang dan tidak akan merusak nilai historis maupun struktur bangunan.

Langkah ini diharapkan dapat mempererat hubungan bilateral dan membuka kerja sama baru antara Indonesia dan Prancis, khususnya dalam pelestarian warisan budaya dunia.

Editor : Baskoro Septiadi
#presiden prancis #Emmanuel Macron jalan kaki #Emmanuel Macron #Pemasangan Stair Lift #hasan nasbi #stairlift #BOROBUDUR #pemasangan stairlift di Candi Borobudur #Candi Borobudur #prabowo subianto #Presiden RI