Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bikin Geger, Perut Anak Usia 3 Tahun di Jember Dipenuhi Cacing, Diduga Ini Penyebabnya

Deka Yusuf Afandi • Kamis, 17 April 2025 | 19:49 WIB

 

Hasil CT Scan milik anak yang berusia 3 tahun.
Hasil CT Scan milik anak yang berusia 3 tahun.


RADARSEMARANG.ID – Seorang anak yang masih berusia tiga tahun harus merasakan meja operasi. Hal ini lantaran, anak tersebut tidak bisa BAB karena didalam perutnya dipenuhi cacing ascariasis.

cacing ascariasis merupakan jenis cacing yang berupa parasite menggunakan tubuh manusia sebagai inangnya untuk pertumbuhan larva atau telur hingga menjadi cacing dewasa.

Dalam tubuh manusia, cacing gelang dewasa yang berkembang biak bisa memiliki panjang hingga lebih dari 30 sentimeter.

Nah di kasus ini, anak asal Kabupaten Jember ini dibawa ke ke RSD dr Soebandi untuk dilakukan tindakan operasi. Setelah dioperasi, usus anak tersebut dipenuhi dengan cacing ascariasis.

Setelah dilakukan operasi, para dokter itu menemukan ada tiga titik sumbatan pada usus pasien tersebut.

Sumbatan di ileum terminal namanya, di 25 senti juga ada sumbatan, total ada tiga sumbatan, semuanya satu gumpal, satu gumpal.

Gumpalan tersebut, ternyata merupakan cacing yang menumpuk sehingga menimbulkan sumbatan.

Direktur RSD dr Soebandi Dr dr I Nyoman Semita menjelaskan cacing ascariasis merupakan cacing hidup di alam terbuka.

Cacing ini seperti cacing tanah yang bisa masuk ke dalam tubuh manusia melalui berbagai faktor.

Tak Cuma itu saja, cacing ascariasis bisa masuk ke tubuh manusia bisa melalui perantara tangan yang kotor.

Seperti ketika hendak makan tidak mencuci tangan terlebih dahulu, padahal tangan tersebut kotor.

“Cacing ascariasis itu kan hidupnya di alam terbuka, karena kita kebiasaan tidak melakukan menjaga kebersihan tangan waktu makan, cacing itu bisa masuk,” kata Semita.

Selain itu, cacing itu juga bisa masuk melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi.

Penularannya terjadi melalui telur. Telur cacing tersebut dapat tertelan melalui makanan atau makanan.

Kemudian cacing menetas di dalam usus halus manusia. Nyoman menyebut kebiasaan perilaku hidup sehat harus dibangun di kalangan masyarakat.

“Perlu edukasi masyarakat untuk perilaku hidup sehat, seperti rajin mencuci tangan,” terangnya.(dka)

Editor : Baskoro Septiadi
#bahayanya cacing ascariasis #apa itu cacing ascariasis #rsd dr soebandi #RSD dr Soebandi Jember #bayi tiga tahun #cacing ascariasis #anak asal Kabupaten Jember