RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sekretaris DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah Sumanto memilih bungkam saat ditanya soal arahan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Pada instruksi tersebut, Megawati meminta kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan retret di Akademi Militer (Akmil) Kabupaten Magelang.
Saat ditemui usai Rapat Paripurna dengan agenda Pidato Sambutan Gubernur Jateng Masa Jabatan 2025-2030 di Gedung Berlian DPRD Jateng, Jumat (21/2), Sumanto awalnya menjawab seluruh pertanyaan awak media.
Namun saat awak media bertanya terkait instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan itu, Sumanto memilih tak berkomentar dan langsung menghindar.
"Pak terkait instruksi Ketua Umum (larangan mengikuti retret) 19 kepala daerah (dari PDI Perjuangan) tidak berangkat?," tanya salah satu wartawan.
Mendengar pertanyaan itu, Sumanto pun langsung diam dan berjalan cepat dari lobi Ruang Paripurna menuju Ruang VIP untuk menjauhi awak media.
Diketahui Ketua Umum PDI Perjuangan telah mengeluarkan instruksi yang tertuang dalam surat DPP PDIP Nomor 7294/IN/DPP/II 2025 yang diteken per 20 Februari 2025.
Megawati meminta kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Akmil Magelang.
Bagi kepala daerah yang telah melakukan perjalanan diharapkan untuk berhenti dan menunggu arahahan lebih lanjut dari Megawati.
Arahan ini menyusul adanya penahanan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (kap/bas)
Editor : Baskoro Septiadi