Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Justin Trudeau, PM Kanada Nyatakan Mundur, Fakta Unik dan Benarkah Punya Darah Keturunan Indonesia?

Tasropi • Selasa, 7 Januari 2025 | 18:52 WIB
Justin Trudeau, Perdana Menteri Kanada satu frame dalam vlog Presiden Jokowi pada forum  ASEAN-Indo Pacific Forum (AIPF) 2023.
Justin Trudeau, Perdana Menteri Kanada satu frame dalam vlog Presiden Jokowi pada forum ASEAN-Indo Pacific Forum (AIPF) 2023.

RADARSEMARANG.ID, Justin Trudeau, Perdana Menteri Kanada yang telah menjabat sejak 2015, mengumumkan pengunduran dirinya pada 6 Januari 2025.

Dalam pernyataan resminya, ia menyatakan akan tetap menjabat hingga Partai Liberal memilih pemimpin baru.

Trudeau menyampaikan bahwa Kanada layak mendapatkan pemimpin baru untuk menghadapi tantangan masa depan, sambil menyebut dirinya bukan lagi pilihan terbaik untuk negara.

Pengumuman ini mengundang sorotan global, sekaligus memberikan momen refleksi atas perjalanan hidup dan kontribusinya selama ini.

Justin Trudeau di AIPF 2023

Salah satu momen yang mencerminkan popularitas Trudeau terjadi pada ASEAN-Indo Pacific Forum (AIPF) 2023, ketika ia menjadi pusat perhatian peserta forum.

Setelah menyampaikan pidato, Trudeau dengan ramah menyapa para peserta, menyalami, dan berswafoto bersama mereka.

Momen ini dimulai dengan seorang peserta yang meminta foto bersama, yang kemudian memicu kerumunan peserta lain untuk ikut mendekati Trudeau di dekat panggung.

Gaya hangat dan interaktifnya mencerminkan sisi pribadinya yang inklusif dan penuh perhatian.

Perjalanan Karier Menuju Perdana Menteri

Trudeau memulai karier politiknya dengan pendekatan akar rumput berbasis komunitas untuk memenangkan Partai Liberal di daerah Montreal, Papineau.

Ia pertama kali terpilih sebagai anggota parlemen pada tahun 2008 dan terus memenangkan kursinya pada pemilu 2011, 2015, dan 2019.

Pada April 2013, Trudeau terpilih sebagai Pemimpin Partai Liberal. Dua tahun kemudian, pada 19 Oktober 2015, ia membawa partainya meraih mayoritas di parlemen.

Trudeau dilantik sebagai Perdana Menteri Kanada ke-23 pada 4 November 2015. Pada pemilu 2019, ia berhasil memperpanjang masa jabatannya dengan mandat kedua dari rakyat Kanada.

Selama menjabat, Trudeau dikenal sebagai pendukung feminisme dan inklusivitas.

Ia bahkan membentuk kabinet dengan keseimbangan gender, sebuah langkah revolusioner dalam sejarah Kanada.

Latar Belakang Keluarga dan Keturunan Indonesia

Justin Trudeau adalah putra dari Pierre Trudeau, yang juga menjabat sebagai Perdana Menteri Kanada pada periode 1968-1979 dan 1980-1984.

Sejak kecil, ia sudah terbiasa dengan dunia politik dan berinteraksi dengan tokoh-tokoh dunia.

Menariknya, Trudeau memiliki hubungan genealogis dengan Indonesia.

Nenek buyutnya dari pihak ibu, Cornelia Louisa Indvelt, lahir di Padang, Sumatera Barat, pada tahun 1808.

Cornelia adalah keturunan perempuan Nias, Sumatera Utara. Fakta ini menambahkan dimensi unik pada latar belakang Trudeau.

Pendidikan dan Kehidupan Pribadi

Trudeau adalah lulusan Collège Jean-de-Brébeuf dan McGill University, di mana ia meraih gelar Bachelor of Arts dalam bidang sastra pada tahun 1994.

Ia kemudian menyelesaikan gelar Bachelor of Education di University of British Columbia pada tahun 1998.

Sebelum terjun ke politik, ia menjalani berbagai profesi, termasuk menjadi instruktur bungee jumping, guru, dan pekerja di bidang teknik.

Justin Trudeau menikah dengan Sophie Grégoire Trudeau dan dikaruniai tiga anak: Xavier, Ella Grace, dan Hadrien.

Meskipun sibuk dengan tugas kenegaraan, ia selalu menyempatkan waktu untuk keluarganya.

Fakta-Fakta Unik tentang Justin Trudeau

1. Aktor Drama

Trudeau pernah membintangi drama sejarah berjudul "The Great War" (2007), di mana ia memerankan Talbot Mercer Papineau, seorang prajurit legendaris Kanada.

2. Pecinta Kaus Kaki Nyentrik

Ia sering terlihat memakai kaus kaki dengan motif mencolok, seperti polkadot, garis-garis, dan bahkan gambar Chewbacca. Gaya ini kerap mencuri perhatian pada acara formal.

3. Dukungan pada Gender Equality

Kabinet yang ia bentuk terdiri dari jumlah pria dan wanita yang seimbang, langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya di Kanada.

4. Penggemar Olahraga

Trudeau menyukai panjat tebing, tinju, dan menonton pertandingan hoki maupun sepak bola.

5. Kenangan Masa Kecil

Saat berusia empat bulan, Presiden Amerika Serikat Richard Nixon pernah memberikan toast untuknya, menyebut Trudeau sebagai "calon Perdana Menteri Kanada masa depan" – ramalan yang menjadi kenyataan.

Justin Trudeau adalah sosok pemimpin yang penuh warna, dengan latar belakang unik dan dedikasi luar biasa terhadap rakyatnya.

Dari perjalanan politik yang menginspirasi hingga hubungan genealogis dengan Indonesia, ia terus menarik perhatian dunia.

Dengan pengumuman pengunduran dirinya, era kepemimpinannya yang inklusif dan inovatif segera berakhir, namun warisannya dalam politik internasional tetap dikenang. (tas)

Editor : Tasropi
#partai liberal #justin trudeau #keturunan indonesia #perdana menteri kanada #Politik Internasional