Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Keutamaan, Makna, Dalil Puasa dan Ibadah-ibadah yang Dilakukan Selama Bulan Ramadan 1446 H

Falakhudin • Kamis, 14 November 2024 | 15:41 WIB
Keutamaan, Makna, Ibadah yang dilakukan Bulan Ramadan
Keutamaan, Makna, Ibadah yang dilakukan Bulan Ramadan

RADARSEMARANG.ID, Semarang — Bulan Ramadan adalah bulan kesembilan dalam kalender Hijriah (kalender Islam), yang dianggap sebagai bulan yang sangat suci bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Ramadan adalah waktu yang ditunggu-tunggu karena merupakan bulan penuh berkah, di mana umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa dari fajar hingga matahari terbenam, yakni menahan diri dari makan, minum, serta segala bentuk hawa nafsu seperti berbicara buruk dan melakukan perbuatan negatif.

Baca Juga: Majelis Gandrung Nabi akan Bersholawat Bersama Habib Jakfar Shodiq Al Musawa di Semarang Besok, Cek Disini Jadwal Lengkapnya

Baca Juga: Sosok Profil Ustadz Prof KH Abdul Somad Batubara atau UAS yang Akan Hadir di Semarang Besok

Baca Juga: Kajian Plus Sholawat 2 Tempat di Semarang Bersama Ustadz Prof KH Abdul Somad dan Habib Hamid bin Sholeh Ba Agil, Cek Disini!

Baca Juga: Jadwal Sholawat Majelis Az Zahir Bulan November 2024

Baca Juga: Jadwal Majelis Gandrung Nabi Bulan November 2024

Baca Juga: MELUAP! Meski Hujan, Puluhan Ribu Jamaah Hadir di KPU Kota Semarang Bersholawat Bersama Majelis Az Zahir

Keutamaan Bulan Ramadan

1. Puasa

Umat Muslim diwajibkan untuk berpuasa dari fajar hingga maghrib, yang berarti tidak makan, minum, atau melakukan hubungan suami-istri selama waktu tersebut. 

Puasa adalah bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah dan mengajarkan disiplin serta empati terhadap orang yang kurang mampu.

Puasa Ramadan sendiri adalah salah satu rukun Islam yang wajib dijalankan oleh setiap muslim. 

Sebagai bulan penuh berkah, Ramadan tidak hanya menjadi waktu bagi umat Islam untuk menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga untuk memperbanyak ibadah, introspeksi diri, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Hukum menjalankan Puasa Ramadan adalah fardhu 'ain atau wajib bagi setiap muslim yang telah memenuhi syarat. 

Baca Juga: November, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf akan Bersholawat di Semarang, Ini Jadwalnya!

Baca Juga: November, Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf akan Bersholawat di Semarang, Ini Jadwalnya!

Baca Juga: KPU Kota Semarang Bersholawat Bersama Majelis Az Zahir, Catat Jadwalnya

Baca Juga: Miras Diteguk Santri Ditusuk, Puluhan Ribu Santri Yogyakarta Demonstrasi Tuntut Pelaku Penusukan Dihukum Setimpal

Baca Juga: AJIB! Masjid Agung Jawa Tengah Baru An Nuur Magelang Diresmikan, Jadi Destinasi Wisata Religi Baru yang Siap Dikunjungi, Ini Fitur Lengkapnya

Baca Juga: MEMBELUDAK! Ribuan Jama’ah Hadir di Semarang Bersholawat Bersama Majelis Gandrung Nabi dan Gus Muwafiq

Baca Juga: Haul Solo 2024 Habib Ali Bin Muhammad Al Habsyi, Panitia Siapkan 1,85 Ton Beras dan 260 Ekor Kambing

Dalil Puasa Ramadan

Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an Surat Al Baqarah ayat 183, Allah SWT berfirman,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ ١٨٣

 

yâ ayyuhalladzîna âmanû kutiba ‘alaikumush-shiyâmu kamâ kutiba ‘alalladzîna ming qablikum la‘allakum tattaqûn

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."

Baca Juga: Sosok Profil Gus Miftah dan Tugasnya Sebagai Utusan Khusus Presiden RI

Baca Juga: Sosok Prof. Dr. Abdul Mu’ti Alumni UIN Walisongo Semarang Yang Jadi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah

Baca Juga: Sosok Profil Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, dari Imam Masjid menjadi Menteri Agama Indonesia

Baca Juga: Sejarah, Tujuan, Pengertian dan Alasan Pemerintah Menetapkan Hari Santri Nasional 22 Oktober

Baca Juga: Mengenal Sosok Profil KH Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq

Baca Juga: Profil K.H. Taj Yasin Maimoen, dari Santri untuk Negeri, Calon Wakil Gubernur Jawa Tengah 2024-2029

Allah SWT juga berfirman dalam Surat Al Baqarah ayat 185,

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗ وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

syahru ramadlânalladzî unzila fîhil-qur'ânu hudal lin-nâsi wa bayyinâtim minal-hudâ wal-furqân, fa man syahida mingkumusy-syahra falyashum-h, wa mang kâna marîdlan au ‘alâ safarin fa ‘iddatum min ayyâmin ukhar, yurîdullâhu bikumul-yusra wa lâ yurîdu bikumul-‘usra wa litukmilul-‘iddata wa litukabbirullâha ‘alâ mâ hadâkum wa la‘allakum tasykurûn

Artinya: "Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil). Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah. Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur."

Dengan menjalankan puasa, umat Islam diharapkan dapat mencapai ketakwaan kepada Allah SWT dan membersihkan jiwa dari dosa serta hawa nafsu yang berlebihan.

 

2. Tadarus Al Qur’an

Selama Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk membaca atau mendengarkan pembacaan Al-Qur'an lebih banyak, karena bulan Ramadan dianggap sebagai waktu diturunkannya kitab suci Al-Qur'an. 

Oleh karena itu, banyak orang yang memperbanyak ibadah membaca Al-Qur'an pada bulan ini.

 

3. Shalat Tarawih

Setelah shalat Isya, umat Muslim melaksanakan shalat sunnah Tarawih, yang dilakukan secara berjamaah di masjid atau secara pribadi. 

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Majelis Ta’lim dan Sholawat Az Zahir

Baca Juga: Belum Banyak yang Tahu, Ini Sosok Profil Gus Iqdam

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Majelis Dzikir dan Sholawat Gandrung Nabi

Baca Juga: Meluap! Ribuan Jama’ah hadir di PHBI Langensari Bersholawat bersama Majelis Gandrung Nabi

Baca Juga: Diawali dari semangat Al Habib Masyhur, Ini Sejarah Singkat Berdirinya Majelis Al Muqorrobin

Baca Juga: Membeludak! Ribuan Jamaah Bersholawat Bareng Habib Fauzi Rizal Bin Mashyhur Al Munawwar dan Majelis Grayak Al Muqorrobin di Kalibelang Wujil

Baca Juga: Mengenal Sosok KH Asmuni Muhammad Noor, Pendiri Ponpes Al Ihsan Pandeglang yang Wafat Saat Ceramah Maulid Nabi

Shalat ini hanya dilakukan pada bulan Ramadan dan merupakan ibadah yang dianjurkan untuk memperoleh pahala yang lebih banyak.

 

4. Zakat Fitrah

Zakat Fitrah adalah bentuk zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap Muslim pada akhir bulan Ramadan, sebagai bentuk penyucian diri dan untuk membantu sesama, terutama mereka yang membutuhkan. 

Zakat ini umumnya dikeluarkan sebelum Hari Raya Idul Fitri.

 

5. Lailatul Qodar

Lailatul Qodar adalah malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan, yang diyakini sebagai malam di mana Al-Qur'an diturunkan. 

Baca Juga: Dikenal Sederhana dan Jadi Panutan, Sosok Gus Lik Kyai Terkemuka Asal Jamsaren Kediri Wafat

Baca Juga: Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029 Resmi Dilantik

Baca Juga: Ini Dia Susunan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama PCNU Kabupaten Semarang Masa Khidmah 2024-2029

Baca Juga: Free Download kalender 2025 Vektor: Lengkap Indonesia, Jawa dengan Weton, Neptu dan Bulan Hijriyah Islam

Baca Juga: Barokah Melihat Wajah Orang Alim, Malaikat akan Memintakan Ampun hingga Hari Kiamat.

Baca Juga: Mengenal Sosok Habib Husein Mutahar, Pengarang lagu 17 Agustus 45 Hari Merdeka Sekaligus Pendiri Paskibraka

Baca Juga: Do’a Kemerdekaan 17 Agustus yang Pernah Dibacakan KH Maemun Zubair di Peringatan HUT RI lengkap Arab, Latin dan Artinya

Malam ini lebih baik dari seribu bulan, dan umat Muslim berdoa agar dapat mendapatkan kemuliaan dan ampunan pada malam tersebut.

 

6. Idul Fitri

Idul Fitri adalah hari raya yang dirayakan setelah berakhirnya bulan Ramadan. 

Ini adalah hari kemenangan bagi umat Muslim, sebagai tanda berakhirnya puasa dan ibadah selama Ramadan. 

Pada hari ini, umat Muslim merayakan dengan bersilaturahmi, bermaaf-maafan, serta memberikan zakat kepada yang membutuhkan.

 

Makna Ramadan

Ramadan adalah bulan yang penuh dengan pengampunan, rahmat, dan berkah.

Baca Juga: 25 November Hari Apa? Alasan, Sejarah, Tema, 30 Ide Hadiah, Download Logo, Merayakan Peringatan Hari Guru Nasional

Baca Juga: Meriahkan Hari Kesehatan Nasional, Ini Dia Tema, Sejarah, Unduh Gratis Logo HKN dan 6 Prestasi Dinas Kesehatan

Baca Juga: Margono Djojohadikusumo Kakek Presiden H Prabowo Subianto Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Ini Profilnya

Baca Juga: Apa Itu Kurikulum Deep Learning? Yang disebut Mendikdasmen RI, Ini dia 3 Elemen didalamnya.

Baca Juga: Ini Dia Bocoran yang akan menggantikan Kurikulum Merdeka Besok

Baca Juga: 12 November Hari Ayah Nasional, Simak Sejarahnya, 13 Jenis Hadiah Buat Ayah dan Doa Buat Ayah yang Sudah Wafat Teks Arab, Latin dan Artinya disini!

Selain menahan lapar dan haus, puasa juga melatih kesabaran, pengendalian diri, serta memperkuat ikatan sosial dan spiritual dengan Allah dan sesama umat manusia.

Melalui ibadah puasa, umat Muslim diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka baik secara rohani maupun sosial.

Kapan Ramadan Dimulai?

Penentuan Awal Ramadan biasanya dilakukan dengan melihat penampakan bulan baru (hilal) atau dengan perhitungan ilmiah, tergantung pada negara atau komunitas Muslim masing-masing.

Untuk Ramadan 2025 sendiri jika dilihat dalam kalender, 1 Ramadan 1446 jatuh pada 2 Maret 2025, yang berarti pelaksanaan puasa Ramadan 2025 pada hari Minggu 2 Maret.

Baca Juga: Miras Diteguk Santri Ditusuk, Puluhan Ribu Santri Yogyakarta Demonstrasi Tuntut Pelaku Penusukan Dihukum Setimpal

Baca Juga: Sejarah, Makna, Tujuan, Tema, Filosofi, Logo, Peringatan Hari Pahlawan Nasional 10 November

Baca Juga: AJIB! Masjid Agung Jawa Tengah Baru An Nuur Magelang Diresmikan, Jadi Destinasi Wisata Religi Baru yang Siap Dikunjungi, Ini Fitur Lengkapnya

Baca Juga: Selamat Hari Seniman Internasional Tanggal 25 Oktober, Ini Deretan Pelukis Indonesia yang Nama dan Karyanya Mendunia

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Umumkan Nama Menteri Kabinetnya: Kabinet Merah Putih

Baca Juga: Daftar Menteri Koordinator Menko Kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto

Baca Juga: Ini Daftar 48 Nama Menteri dan Kepala Lembaga Presiden H Prabowo Subianto dalam Kabinet Merah Putih

Puasa 2025 Pimpinan Pusat Muhammadiyah Mulai 1 Maret

Senada, organisasi Islam Muhammadiyah akan memulai puasa 2025 pada Sabtu, 1 Maret 2025. 

Hal ini mengacu pada Kalender Hijriah Global Tunggal 1446 H yang resmi digunakan PP Muhammadiyah tahun ini.

Sedangkan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan pemerintah masih menunggu sidang isbat yang akan dilaksanakan mendekati bulan ramadan nanti. (fal/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#IDUL FITRI #Surat Al Baqarah ayat 185 #surat al baqarah ayat 183 #kalender islam #Dalil Puasa Ramadan #shalat tarawih #puasa ramadan #zakat fitrah #pp muhammadiyah #Bulan Ramadan #Lailatul Qodar #pengurus besar nahdlatul ulama (pbnu)