Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kepolisian NYPD Temukan Terowongan Rahasia Yahudi Terindikasi Prostitusi Anak Dibawah Kota New York

Aby Genta Putra Prasetya • Selasa, 16 Januari 2024 | 15:33 WIB
Kepolisian di New York menemukan terowongan rahasia dibawah sinagog
Kepolisian di New York menemukan terowongan rahasia dibawah sinagog

RADARSEMARANG.ID - Publik di Amerika Serikat kini dikagetkan oleh sebuah temuan terowongan rahasia dibawah sebuah sinagog, yakni rumah ibadah untuk orang-orang yahudi.

Disinyalir dari berbagai akun netizen, terowongan tersebut tersambung antara sinagog dengan sebuah museum anak-anak lokal.

Sinagog tempat terowongan tersebut berada adalah sinagog milik organisasi Chabad-Lubavitch, yang merupakan organisasi garis keras pendukung Zionisme dan Israel, menurut Torah Judaism di aplikasi X resmi mereka.

Kepolisiaan New York NYPD mencurigai adanya kegiatan ilegal yang dilakukan di dalam terowongan karena terowongan ini belum pernah terdeteksi sebelumnya.

Dan langsung menginvestigasi terowongan yang mencurigakan tersebut. Kepolisian NYPD menduga bahwa terowongan itu baru dibuat dalam 6 bulan yang lalu menurut akun seorang calon senate bernama @LaurenwitzkeDE.

Kepolisian juga memastikan bahwa terowongan tersebut bukanlah terowongan yang dibuat untuk keperluan evakuasi dan pembatasan covid-19 silam.

Saat menggeledah tempat tersebut, polisi menemukan berbagai benda mencurigakan yang tidak semestinya berada di terowongan itu.

Diantaranya adalah kasur ukuran anak-anak yang terdapat noda darah dan kotoran manusia, juga ditemukannya kursi makan bayi.

Polisi sudah menangkap 10 orang yang terlibat dalam aktifitas ilegal dalam terowongan tersebut, bahkan saat penangkapan berlangsung, NYPD mendapat serangan dan serbuan dari orang-orang yahudi di dalam terowongan.

Pada 9 Januari 2024, pihak berwajib pun memutuskan untuk menutup dan menyegel tempat ilegal tersebut dengan cara menyegel secara permanen pintu keluar yang berada di sisi jalanan New York.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada rilis resmi dari kepolisian yang menjelaskan kegiatan macam apa yang dilakukan orang-orang yahudi di dalam terowongan ilegal tersebut.

Netizen yang penasaran terhadap jalannya kasus tersebut terus mempertanyakan apa yang disembunyikan didalam terowongan dan aktivitas ilegal yang menghebohkan publik akhir-akhir ini.

Baca Juga: Bantuan Indonesia untuk Palestina yang Kedua Senilai Rp31,9 Miliar, Diangkut 2 Pesawat

Salah satu netizen menanyakan keputusan kepolisian NYPD untuk menutup terowongan tersebut secepat mungkin, "Mengapa? Mereka harus mengawal wartawan masuk.
Seluruh dunia berhak mengetahui kegunaannya." ujar akun X @jimNjue_ dalam bahasa Inggris.

Ally Garter, salah seorang penyintas yang pernah diculik dan berhasil kabur dari ring prostitusi di bawah umur saat ia berwisata ke Getty Museum, Los Angeles memberikan pendapatnya.

"Saya merasa diseret tapi tetap harus berjalan, setelah sampai disuatu tempat yang pengap, disitu saya merasa tersedak, tetapi saya ingat tempat itu berbentuk sama seperti basement" ujarnya terbata-bata sambil mendeskripsikan tempat ia disekap.

Hal ini makin menguatkan opini masyarakat Amerika tentang sebuah jaringan kriminal yang diduga dilakukan oleh para orang-orang Yahudi.

Diduga jaringan kriminal ini menculik dan menjual anak-anak dibawah umur untuk dijadikan pekerja prostitusi untuk para konglomerat dan orang-orang berpengaruh di dunia.

Sebelumnya, sudah beredar berita terkait kasus Pulau Epstein dan tersebar beberapa list para public figure yang terduga terlibat dalam skema prostitusi anak-anak dibawah umur yang dilakukan Jeffrey Epstein di pulau miliknya.

Editor : Baskoro Septiadi
#rahasia #terowongan #Israel #sinagog #jeffrey epstein