Hal ini disampaikan Plt Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat meresmikan Uptown Mall BSB City Semarang, Jumat (30/6).
Menurutnya, adanya pusat perbelanjaan baru di pinggiran Kota Semarang ini, berdampak pada pemerataan perputaran uang yang tidak hanya berada di wilayah jantung kota.
“Pertumbuhan ini menyeluruh, bukan hanya di jantung kota namun sudah merambah ke wilayah lainnya,” kata Gus Yasin, sapaan akrabnya.
Sementara Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang turut hadir juga mengapresiasi dibukanya pusat perbelanjaan ini.
Menurutnya, market dari Uptown Mall selain dari kawasan BSB juga untuk Semarang Barat. Seperti Ngaliyan, Mijen, dan Gunungpati.
Selain itu juga Kabupaten Semarang dan Kendal yang selama ini jauh dari pusat kota. Pihaknya berharap ke depan tempat ini menjadi center point lifestyle dan entertainment.
“Di sini ada tempat-tempat yang outdoor. Tadi (kemarin) saya sampaikan ayo segera kerja sama dengan Pemkot Semarang mengadakan kegiatan-kegiatan. Diharapkan tidak dari sisi Uptown tapi masyarakat juga terdampak atau multi player perekonomian bisa berjalan sehingga akan sejahtera,” tandasnya.
Pemerintah terus mendukung para investor untuk membangun roda-roda perekonomian baru. Bukan hanya pusat perbelanjaan, sektor industri juga menjadi fokus yang terus digarap agar ekonomi bertumbuh pesat.
Pemkot Semarang juga terus memperbaiki infrastruktur jalan. Seperti mengebut exit tol di Ngaliyan. Sehingga akses semakin mudah.
Sementara itu, Direktur Uptown Mall Arya Bhekti menyampaikan Uptown Mall berbeda dengan pusat perbelanjaan lain. Pihaknya mewadahi UMKM lokal untuk berjualan lewat M Bloc Market. Sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dirasakan semua kalangan.
“Yang unik di sini kita punya M Bloc Market. Mereka memasukkan produk-produk UMKM lokal yang terkurasi, mengecek sendiri produknya. Sehingga bisa mewadahi UMKM untuk berdagang,” ungkapnya.
Tempat dapat menampung 70 tenan dan 20 food court ini juga di desain dengan banyak ruang terbuka. Nantinya bisa digunakan untuk event pameran, kegiatan olahraga, dan lainnya.
“Konsep kita memang eco friendly. Diharapkan dengan adanya kegiatan di sini dapat memecah keramaian di Kota Semarang,” imbuhnya. (kap/zal)
Editor : Agus AP