Bantuan tersebut terdiri atas vitamin C dan obat-obatan herbal masing-masing sebanyak 182 boks, masker kain sebanyak 10.908 lembar, hand sanitizer 500 ml dan 100 ml masing-masing sebanyak 6.360 botol, tangki disinfektan 182 unit, serta tablet disinfektan sebanyak 182 boks.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menekankan, setiap warga Kota Semarang harus menjalankan konsep bergerak bersama untuk menekan persebaran Covid-19. “Konsep bergerak bersama ya seperti ini,” ujar Hendi-sapaan akrab-Hendrar Prihadi.
Pemkot Semarang terus berupaya meminimalkan persoalan-persoalan yang ada di Kota Semarang, termasuk Covid-19. Namun kekuatan yang tidak kalah penting adalah partisipasi masyarakat. “Saya yakin bantuan seperti alat-alat kesehatan, sprayer, masker, dan vitamin ini akan sangat bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat,” tutur Hendi.
Hendi berharap upaya-upaya yang dilakukan bersama antara Pemkot Semarang dengan masyarakat bisa meminimalkan jumlah penderita Covid-19 di Kota Semarang. Hendi juga menegaskan jika pihaknya lebih fokus pada penerapan protokol kesehatan di berbagai aktivitas usaha.
Sementara Ketua Program Abdul Aziz mengatakan, dalam pembagian tersebut ada empat kecamatan yang mendapat prioritas. Hal itu dilakukan merujuk pada data persebaran Covid-19 yang lebih tinggi dari kecamatan lainnya. “Wilayah tersebut memiliki tingkat kerentanan yang lebih dibanding kecamatan lainnya,” ujar pria yang akrab disapa Aziz itu.
Di akhir, Ketua PC GP Ansor Kota Semarang Rahul Saiful Bahri berharap apa yang sudah disumbangkan memberikan manfaat pada masyarakat. “Mudah-mudahan apa yang sudah kami sumbangkan ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya. (den/ida) Editor : Agus AP