Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Drainase Tersumbat Ban Bekas, Jalur Pantura Clapar Batang Sempat Tergenang

Riyan Fadli • Jumat, 6 Februari 2026 | 05:42 WIB

BANJIR: Petugas saat membersihkan saluran drainase di Pantura Subah yang tergenang banjir.
BANJIR: Petugas saat membersihkan saluran drainase di Pantura Subah yang tergenang banjir.

RADARSEMARANG.ID, Batang – Arus lalu lintas di Jalur Pantura Clapar, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang sempat tersendat akibat genangan air setinggi lutut orang dewasa, Rabu 4 Februari 2026.

Tim gabungan dipimpin langsung oleh Camat Subah melakukan aksi cepat tanggap untuk mengurai penyumbatan drainase yang menjadi biang kerok banjir di titik tersebut.

Camat Subah, Muhammad Yasin, mengungkapkan bahwa genangan air mulai muncul sekitar pukul 16.30 WIB.

Lokasi terdampak paling parah berada di area cekungan, tepatnya di depan Indomaret Clapar.

 Baca Juga: AS dan Rusia Sepakat Lanjutkan Dialog Militer Tingkat Tinggi Usai Empat Tahun Vakum

Setelah dilakukan pengecekan, ditemukan bahwa saluran drainase sedalam hampir 2 meter mengalami penyumbatan parah.

Bukan hanya sampah domestik, petugas menemukan material yang tidak biasa di dalam saluran.

"Penyumbatan drainase itu banyak ranting-ranting pohon dan ada juga bekas ban. Itu yang membuat aliran air tidak jalan," ujar Muhammad Yasin saat dikonfirmasi.

Proses evakuasi sampah dilakukan hingga malam hari setelah hujan mulai reda. Mengingat kedalaman drainase dan volume air yang masih tinggi, pihak kecamatan berkoordinasi dengan pemadam kebakaran (Damkar) untuk menyedot air menggunakan alat alkon.

Selain membersihkan sampah, petugas juga mengambil langkah darurat dengan melubangi (bobok) marka tengah jalan.

Langkah ini dilakukan agar air yang terjebak di sisi utara jalan bisa mengalir ke sisi selatan dan mempercepat surutnya genangan.

 Baca Juga: Pasar Obligasi Jepang Jadi Peringatan Serius bagi Kebijakan Utang Amerika Serikat

Genangan sepanjang kurang lebih 50 meter tersebut kini telah surut total. Muhammad Yasin memastikan bahwa saluran drainase kini sudah kembali berfungsi normal atau "plong".

Meskipun sempat terjadi kemacetan karena kendaraan harus melambat saat melintasi genangan, saat ini kondisi di lapangan sudah kondusif.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(yan)

Editor : Baskoro Septiadi
#BANJIR #pantura #batang