Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

46 Bangunan Rusak, Ini Dia 2 Titik Gempa yang Guncang Batang

Riyan Fadli • Senin, 8 Juli 2024 | 14:31 WIB
BPBD Kabupaten Batang saat melakukan pendataan kerusakan. (Riyan Fadli Jawa Pos Radar Semarang)
BPBD Kabupaten Batang saat melakukan pendataan kerusakan. (Riyan Fadli Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.ID, Batang - Gempa berkekuatan 4,4 dan 4,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Batang, Minggu 7 Juli 2024.

Gempa itu terjadi dalam waktu yang nyaris berdekatan, karena hanya berbeda 1 detik saja.

Gempa pertama terjadi pukul 14.35.24 WIB, disusul gempa ke dua pada pukul 14.35.25 WIB.

Hal ini berdasarkan laporan resmi BMKG. Gempa pertama terjadi di Pantai Sigandu dengan kedalaman 6 kilometer.

Dekat Pelabuhan Batang dengan titik koordinat -6.87 Lintang Selatan, dan 109.75 Bujur Timur. Masuk wilayah Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang.

Sementara titik gempa ke dua terjadi di Desa Kaliwareng, Kecamatan Warungasem. Dekat SDN Kaliwareng.

Titik koordinatnya berada di -6.97 Lintang Selatan, dan 109.72 Bujur Timur. Pusat gempa di sini memiliki kedalaman 10 kilometer.

Gempa ini dirasakan hingga di beberapa daerah. Mulai Batang, Kendal, Pekalongan, Kota Pekalongan dan Pemalang.

Akibatnya, puluhan rumah, fasilitas umum, di 11 desa pada 3 Kecamatan rusak. BPBD Kabupaten Batang hingga Minggu mapam mencatat ada 36 rumah warga yang rusak ringan hingga sedang.

Kemudian sebanyak 3 tempat ibadah mengalami kerusakan ringan dan 2 sekolah mengakami kerusakan sedang serta 5 bangunan di komplek Kantor Bupati Batang mengalami retak-retak. Total ada 46 bangunan yang mengalami kerusakan.

Pihak BPBD Kabupaten Batang memastikan tidak ada korban gempa bumi yang mengungsi.

Ada beberapa warga yang memilih tinggal sementara di rumah kerabatnya. Sedangkan para korban luka-luka akibat gempa terus bertambah lebih dari 9 orang.

Rencananya tim gabungan pada Senin pagi akan melaksanakan pembersihan di lokasi gempa. Juga memberikan bantuan pada para korban.

Muhammad Fajri, Kabid Kegawatdaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Batang menghimbau agar masyarakat waspada dan berhati-hati jika ada gempa susulan.

"Masyarakat tetap waspada tetap berkoordinasi dengan aparat desa setempat bila terjadi gempa susulan jangan panik jangan melakukan tindakan-tindakan yang di luar komando atau perintah perangkat desa," ucapnya. (yan/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#magnitudo #Gempa #gempa batang